Hari Ibu

Bawaslu Majene Peringati Hari Ibu di Pelantikan Panwascam

Meski diperingati dengan sederhana, Komisioner Bawaslu Provinsi Sulbar sekaligus kordinator wilayah Majene, Fitrinela Patonangi mengaku terharu.

Bawaslu Majene Peringati Hari Ibu di Pelantikan Panwascam
nurhadi/tribunmamuju.com
Peringatan Hari Ibu di sela-sela pelantikan 24 Anggota Panwascam se Kabupaten Majene. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAJENE - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Majene melantik 24 Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) di Aula Villa Bogor Leppe, Majene, Senin (23/12/2019)

Ke-24 Panwascam ini tersebar di 8 kecamatan se Kabupaten Majene, diantaranya Banggae, Banggae Timur, Pamboang, Sendana, Tammerodo Sendana, Tubo, Ulumanda dan Malunda.

Di sela-sela pelantikan. Usai pengucapan sumpah dan penandatanganan fakta integritas Panwascam, Bawaslu Majene memanfaatkan waktu untuk peringatan hari ibu yang jatuh satu hari sebelum pelantikan Panwascam, 22 Desember 2019.

Meski diperingati dengan sederhana, Komisioner Bawaslu Provinsi Sulbar sekaligus kordinator wilayah Majene, Fitrinela Patonangi mengaku terharu.

Sebab, ditengah dinamika perekrutan Panwascam dan tahapan Pilkada yang mulai padat, Bawaslu Majene masih menyempatkan waktu untuk memperingati salah satu hari istimewa bagi perempuan, yakni hari ibu.

"Peringatan ini menandakan komitmen bersama bahwa Bawaslu tetap memperhatikan keterlibatan perempuan dalam penyelenggaraan Pilkada 2020," kata mantan Komisioner KPU Polman itu.

Menurutnya, salah satu indikator kualitas demokrasi dan pemilu ialah pelibatan perempuan, bukan hanya sekadar pelengkap namun bisa terlibat secara aktif.

Kata dia, peran perempuan dalam mensosialisasikan pelanggaran demokrasi berupa ujaran kebencian, politisasi SARA dan politik uang dapat dimassifkan bahkan mengambil bagian aktif dalam memutus mata rantai politik uang.

Untuk itu, dalam peringatan hari ibu tersebut, Fitrinela mengajak seluruh penyelenggara pemilu untuk membalas jasa dan pengorbanan ibu dalam mengasuh, membesarkan serta mendidik anak-anaknya, salah satunya dengan menjaga integritas sebagai penyelenggara.

"Kasih ibu sepanjang masa, meski tidak ada kebaikan yang bisa menandingi cinta dan kasihnya, setidaknya mari kita bekerja dengan penuh kesungguhan, dalam balutan integritas, profesionalitas, dan kredibilitas selaku pengawas kecamatan," ujarnya.

Terakhir, ia mengucapkan selamat kepada seluruh pengawas kecamatan yang telah dilantik serta meminta agar amanah yang diemban dapat dibuktikan dengan kerja maksimal.

"Kalian yang terpilih maka buktikan kerja kalian atas amanah tersebut," ujar Fitri.

Ia juga menegaskan agar tetap menjaga kode etik dan perilaku penyelenggara pemilu dengan bekerja secara profesional dan independen. Sebab, kualitas Pilkada tidak terlepas dari integritas penyelenggaranya.

Penulis: Nurhadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved