Tribun Pangkep

Pencarian Aset Terpidana Kasus Kredit Fiktif 2016 di Pangkep Selesai, Tinggal Penyitaan

Pencarian aset untuk terpidana Jumsia Dg Mangalle sudah selesai dilakukan oleh Tim Intelejen Kejari Pangkep.

TRIBUN TIMUR/MUNJIYAH DIRGA GHAZALI
Kepala Seksi Intelejen Kejari Pangkep, Andri Zulfikar. 

TRIBUNPANGKEP.COM, PANGKAJENE-- Pencarian aset untuk terpidana Jumsia Dg Mangalle sudah selesai dilakukan oleh Tim Intelejen Kejari Pangkep.

"Pencarian aset terpidana sudah selesai dilakukan oleh tim intelijen Kejari Pangkep dan pecarian tersebut dilaksanakan, sesuai dengan aturan serta mekanisme yang berlaku," ujar Kepala Seksi Intelejen Kejari Pangkep, Andri Zulfikar, Sabtu (21/12/2019).

Andri menyebut, saat ini tinggal menunggu proses selanjutnya untuk dilakukan penyitaan aset terpidana.

"Ada beberapa yang kami dapat, baik itu aset bergerak maupun tidak. Nanti secara resmi kalau sudah waktunya, secara detail kita akan sampaikan," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, Jumsia Dg Alle, terpidana kasus kredit fiktif BRI pada tahun 2016 lalu tidak bisa pengembalian aset.

Warga Makassar tersebut, kata Kepala Seksi Intelejen Kejari Pangkep, Andri Zulfikar tidak bisa memenuhi amar putusan hakim pengadilan Tipikor Makassar.

"Dia tidak bisa mengembalikan aset negara Rp 89 juta, terpidana harus pengembalian aset agar bisa mememenuhi tuntutan hakim, sehingga dapat mengganti rugi uang negara yang dia korupsi," ujar Andri kepada Tribun Timur, Selasa (10/12/2019).

Pelacakan aset untuk terpidana, Rp 89 juta ini sebagai uang pengganti dan jika tidak diganti, maka diganti dengan kurungan.

"Pelacakan aset ini penting, karena alhamdulillah setelah 2 pekan di Kejari Pangkep itu saya sudah minta nota dinas untuk pelacakan aset ini," ungkapnya.

Andri menyebut, ada tiga aset yang sudah divalidasi yakni tiga aset sertifikat, empat sepeda motor, dan satu unit kendaraan honda jazz belum dilakukan validasi karena  STNK bukan milik terpidana.

Halaman
12
Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved