Tribun Makassar

Perbaiki 14 Rumah Kumuh di Bira, Pemkot Makassar Gandeng Kementerian PUPR dan PT SMF

Berdasarkan surat keputusan wali kota, area kumuh di Makassar mencapai 740 hektar.

TRIBUN TIMUR/MUH HASIM ARFAH
Pemerintah Kota makassar, Direktorat Pengembangan Kawasan Permukiman Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR, dan PT Sarana Multigriya Financial melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di Ruang Kerja Wali Kota Makassar, Jl Ahmad Yani, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (19/12/2019). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -  Pemerintah Kota makassar, Direktorat Pengembangan Kawasan Permukiman Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR, dan PT Sarana Multigriya Financial melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di Ruang Kerja Wali Kota Makassar, Jl Ahmad Yani, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (19/12/2019).

Isu MoU ini adalah peningkatan rumah tidak layak huni untuk 14 rumah di Kelurahan Bira, Kecamatan Tamalanrea.

Selain kerjasama administrasi pembangunan rumah, PT Sarana Multigriya Financial menggelontorkan Rp 1 miliar untuk tahap awal.

Anggaran ini berupa hibah kepada masyarakat Kelurahan Bira.

Kepala Dinas Perumahan Kota Makassar, Fathur Rahim mengatakan pemerintah Kota Makassar sudah melakukan survei.

"Permintaan bapak wali kota supaya membackup kegiatan ini (peningkatan rumah tidak layak huni), kami berharap kegiatan ini menjadi sample (contoh) untuk daerah lain," katanya.

PT Sarana Multigriya Financial (SMF) adalah perusahaan BUMN di bawah naungan Kementerian Keuangan.

Direktur PT Sarana Multigriya Financial, Trisnadi Yulrisman, mengatakan, kerjasama dengan Kota Makassar adalah kelima di Indonesia.
Walau demikian, kerja sama ini adalah pertama kali adanya konsep perizinan dan bangunan.

"Ini yang sebenarnya diminta oleh Menteri Keuangan, coba SMF lakukan dengan konsep luar negeri di Brazil dan Bangkok," katanya.

Trisnadi Yulrisman mengatakan,  PT Sarana Multigriya Financial akan membantu secara konferensif.

Halaman
12
Penulis: Muh. Hasim Arfah
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved