Tribun Majene

Terima Rp 200 Juta dari Kepala Desa di Majene, Empat LSM Makelar Kasus Dibekuk Polisi

Empat orang yang diamankan masing-masing S (48), warga lingkungan Lembang Kecamatan Banggae Timur, A (44) warga lingkungan Lembang Kecamatan Banggae

Terima Rp 200 Juta dari Kepala Desa di Majene, Empat LSM Makelar Kasus Dibekuk Polisi
nurhadi
Kapolres Majene rilis tersangka oknum LSM Makelar kasus yang berusahan menggagalkan proses hukum kasus tindak pidana korupsi kepala desa 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAJENE - Polres Majene berhasil mengamankan empat oknum anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), yang menerima uang dari salah satu kepala desa di Kabupaten Majene, Sulbar.

Empat orang yang diamankan masing-masing S (48), warga lingkungan Lembang Kecamatan Banggae Timur, A (44) warga lingkungan Lembang Kecamatan Banggae Timur.

Kemudian S (29) warga lingkungan Paleo, Kelurahan Pangali-ali, Banggae, dan N (36) tenaga honorer Dinas Kesehatan Majene.

Kapolres Majene AKBP Banuaji Irawan mengungkapkan, para pelaku melakukan pemerasan sekitar bulan juni 2019 di Desa Bababulo.

Hal itu terungkap saat penyidikan tindak tindak pidana korupsi pengelolaan ADD dan Dana Desa.

"Saat proses penyidikan berlangsung, oknum LSM mengaku bergerak di pengawasan Tipikor menawarkan jasa untuk menyelesaikan kasus korupsi tersebut," ujar AKBP Banuaji saat menggelar press rilis di Polres Majene, Rabu (18/12/2019).

Hasil penyelidikan, para pelaku beberapa kali menemui perangkat desa di tempat berbeda.

Mereka membahas terkait kasus korupsi yang menjerat oknum aparat desa tersebut.

"Mereka menjanjikan akan menyelesaikan proses penyelidikan kasus tindak pidana korupsi, dengan meminta sejumlah uang,"katanya.

Oknum LSM tersebut meminta sejumlah uang kepada perangkat Desa Bababulo sebesar Rp 200 Juta, dengan alasan untuk biaya penyelesaian kasus tersebut.

Halaman
12
Penulis: Nurhadi
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved