Tribun Luwu Timur

KPPBC Malili Musnahkan 2 Juta Batang Rokok Ilegal, Terbanyak Diamankan di Mangkutana

Pemusnahan dilakukan sebagai bentuk tindak lanjut penindakan yang dilakukan KPPBC Malili, terhadap pelanggaran di bidang kepabeanan dan cukai

KPPBC Malili Musnahkan 2 Juta Batang Rokok Ilegal, Terbanyak Diamankan di Mangkutana
ivan ismar
Pemusnahan barang milik negara terjadi di Kantor Pengawasan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Malili, Rabu (18/12/2019) 

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Sebanyak 2 juta batang rokok ilegal dimusnahkan di Kantor Pengawasan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Malili, Rabu (18/12/2019).

Selain rokok, juga dilakukan pemusnahan minuman mengandung etil alkohol dengan cara dibakar.

Pemusnahan dilakukan sebagai bentuk tindak lanjut penindakan yang dilakukan KPPBC Malili, terhadap pelanggaran di bidang kepabeanan dan cukai tahun 2018-2019.

Adapun barang kena cukai (BKC) 2018 yaitu 61 surat bukti penindakan BKC ilegal dengan 1.932.890 batang rokok ilegal, 303 botol minuman mengandung etil alkohol (MMEA).

Nilai barang sitaan hasil penindakan mencapai Rp 1.401.778.450 dengan potensi kerugian negara Rp 594.948.910.

Sementara pada 2019, 15 surat bukti penindakan BKC ilegal dengan 521.100 batang rokok, 27 botol minuman elite alkohol.

Nilai barang sitaan hasil penindakan mencapai Rp 382.583.850, dengan potensi kerugian negara Rp 194.704.350.

Kepala KPPBC Malili Mokhamad Slamet Iman Santosa mengatakan, berdasarkan data penindakan dari 2017 sampai 2018 mengalami peningkatan. Namun di 2019 mengalami penurunan.

"Kemungkinan penunurunan itu disebabkan adanya efekjera terhadap pelaku, sebagaimana dilakukan di Makale, Kabupaten Toraja, satu orang di wilayah tersebut sudah di tahan, kata Slamet.

Untuk wilayah Luwu Timur, barang ilegal yang banyak ditangkap tepatnya di wilayah Mangkutana, peredarannya melalui jalur darat.

Halaman
12
Penulis: Ivan Ismar
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved