Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

SDN 285 Sompe Wajo

Kondisi SDN 285 Sompe Wajo Rusak Parah, Keselamatan Murid Terancam

Beberapa bagian terangkat dan retak, termasuk dinding dan flafon. Bahkan, cuma disanggah sebatang bambu.

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan | Editor: Ansar
hardiansyah/tribunwajo.com
Kondisi SDN 285 Sompe yang rusak parah dan butuh perbaikan. 

TRIBUN-WAJO.COM, SENGKANG - Kondisi SDN 285 Sompe Kabupaten Wajo sungguh memprihatinkan. Kondisi salah satu gedung sudah hampir ambruk dan membahayakan murid.

Beberapa bagian terangkat dan retak, termasuk dinding dan flafon. Bahkan, cuma disanggah sebatang bambu.

Ada 37 siswa yang terancam kapan saja tertimpa sekolah. Ada tiga ruangan yang paling parah. Yakni di ruang kelas V yang dihuni 23 siswa, kelas VI dihuni 14 siswa dan ruang kepala sekolah.

Bahkan Kepala SDN 285 Sompe, Asri mengaku jarang berada di ruangannya lantaran kondisinya yang parah.

"Ada tiga ruangan yang mengkhawatirkan, biasa kalau angin kencang itu seperti mau roboh, dan kita keluarkan saja siswa dari kelas, rermasuk ruangan kepala sekolah, saya jarang di sini," katanya saat ditemui, Rabu (18/12/2019).

Menurutnya, kondisi tersebut sudah sejak lama. Dirinya pun ditempatkan sebagai kepala sekolah di sekolah yang terletak di Kecamatan Sabbanhparu tersebut pada 2015 lalu.

"Sudah parah memang di sini, kan sudah 2015 lalu saya ditempatkan di sini. Padahal selalu diusul saat musrembang," katanya.

Tak cuma diusul di musrembang, bahkan sering dimasukkan dalam Dapodik, tapi tak pernah menadapat kucuran anggaran perbaikan atau rehabilitasi.

"Barangkali operatornya salah input saat input di dapodik," katanya.

Terpisah, Ketua Komisi IV DPRD Wajo, AD Mayang yang meninjau lokasi tersebut pun cukup prihatin dengan kondisi sekolah dasar tersebut.

"Kalau kita lihat ini sudah rusak berat, ini kalau tidak direhab berat, mesti bangunan baru," katanya.

Lebih lanjut, untuk sekolah tersebut AD Mayang menyebutkan telah meminta oihak sekolah untuk memperbaiki penginputan di dapodik.

"Penyesuaian data dapodik, nanti disitulah disesuaikan dengan krisna. Atau kalau tidak, bisa diusulkan nanti di anggaran perbuhan," katanya. (TribunWajo.com)

Laporan wartawan Tribun Timur @dari_senja

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved