Seragam Honorer

Pemkot Makassar Siapkan Seragam Khusus untuk Honorer, Begini Penampakannya

Aturan ini tertuang melalui Peraturan Walikota nomor 77 tahun 2019. Aturan ini akan berlaku mulai 2 Januari 2020.

IST
ilustrasi 

MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Pemerintah Kota Makassar mengeluarkan peraturan untuk pakaian dinas 8.826 tenaga kontrak di Makassar.

Aturan ini tertuang melalui Peraturan Walikota nomor 77 tahun 2019. Aturan ini akan berlaku mulai 2 Januari 2020.

Penjabat Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb mengatakan, tenaga honorer hanya boleh menggunakan kemeja polos warna abu-abu muda dan celana gelap untuk hari Senin sampai Rabu. Sementara Kamis dan Jumat, wajib mengenakan pakaian batik.

Dalam regulasi tersebut, pegawai honorer juga dilarang menggunakan atribut ASN.

Iqbal Suhaeb mengatakan, tujuan penerapan perbedaan seragam itu untuk memudahkan menentukan mana pegawai honorer dan PNS.

Pelaksanaan aturan merujuk pada Permendagri tentang tata laksana PNS.

Iqbal menambahkan, aturan terkait seragam kerja ini dalam rangka mendisiplinkan pegawai.
Sementara itu, Camat Bontoala Syamsul Bahri mengatakan, Perwali itu sudah turun ke organisasi perangkat daerah.

"Sudah turun Perwali-nya, dan kita segera sosialisasikan kepada pegawai kontrak di kecamatan," katanya.

Sementara itu, Camat Tamalate, Hasan Sulaiman menganggarkan pakaian untuk tahun 2020.

"Sudah disampaikan untuk memulai memakai, semua sudah disiapkan anggaran pengadaan pakaian untuk tahun 2020, satu stel per orang," katanya.

Begini desain seragam honorer Pemkot Makassar

Desain seragam honorer Pemkot Makassar
Desain seragam honorer Pemkot Makassar (liliy)
Desain seragam honorer Pemkot Makassar
Desain seragam honorer Pemkot Makassar (lily)
Desain seragam honorer Pemkot Makassar
Desain seragam honorer Pemkot Makassar (lily)

(*/tribun-timur.com)

Penulis: Muh. Hasim Arfah
Editor: Muh. Irham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved