Balita Dianiaya Pacar Ibu

Nasib Bocah 2,5 Tahun, Dianiaya Pacar Ibu Hingga Patah Tulang, Begini Kondisnya

Dokter Penanggung Jawab RSUP Sanglah, Prof dr I Ketut Siki Kawiyana mengatakan patah tulang yang dialami korban akan sembuh dalam kurun waktu dua bula

TribunBali.com
Balita malang korban penganiayaan sedang mendapat perawatan di RSUP Sanglah, Selasa (26/11/2019). 

TRIBUN-TIMUR.COM - Penyembuhan patah tulang yang dialami KMW balita dua setengah tahun, dikatakan dokter RSUP Sanglah diperkirakan membutuhkan waktu hingga dua bulan.

Dokter Penanggung Jawab RSUP Sanglah, Prof dr I Ketut Siki Kawiyana mengatakan patah tulang yang dialami korban akan sembuh dalam kurun waktu dua bulan.

"Penyembuhan patah tulang, kira-kira untuk bisa jalan itu dua bulan lah. Itu alami nanti penyembuhannya," ujarnya, Sabtu (30/11/2019) di depan gedung Wing Amerta, RSUP Sanglah.

Disinggung mengenai trauma yang dialami korban, dokter Ketut Siki hanya menjawab masih akan dilakukan bersama-sama penanganannya.

Namun untuk kondisi korban, ia katakan korban saat ini sudah membaik dan sudah tidak terlalu takut bertemu laki-laki.

"Jadi trauma psikis itu kan nanti sama-sama kita jalan. Korban sudah membaik. Tadi sudah tidak terlalu (takut)," tambahnya.

Sementara itu disinggung mengenai hasil visum korban, Ketut Siki tidak banyak komentar dan hanya mengatakan ada pihak yang menangani itu.

"Oh belum tahu saya, nanti ada dokter forensik itu ya. Sudah ya, saya rasa cukup," kata dia.

Balita malang korban penganiyaan sedang mendapat perawatan di RSUP Sanglah, Selasa (26/11/2019). (Tribun Bali/Ahmad Firizqi Irwan)
Dianiaya Pacar Ibu

M Ali Wijaya (50), menceritakan kejadian nahas yang menimpa cucunya, KMW.

Halaman
1234
Editor: Ansar
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved