Hipmawangi Kendari Mati Suri, Ini Janji Sudarton

Dari hasil mubes tersebut, Sudarton (Ketua Umum) dan Salfeni (Wakil Ketua Umum) terpilih sebagai pemenang.

Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Imam Wahyudi
Hipmawangi Kendari
Serah terima berkas Pimpinan Sidang 1, Hendri kepada Ketua Umum Hipmawangi Kendari, Sudarton periode 2019-2020. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Himpunan Mahasiswa Wangi-Wangi (Hipmawangi) Kendari menggelar musyawarah besar (mubes) di Gedung Sosiologi Fisip Universitas Haluleo, Kendari, Minggu (15/12/2019).

Dari hasil mubes tersebut, Sudarton (Ketua Umum) dan Salfeni (Wakil Ketua Umum) terpilih sebagai pemenang.

Dengan prosedur yang disahkan oleh Pimpinan sidang tetap yang ditandatangani oleh saudara Hendri (Pimpinan Sidang 1) dan Jely adam (Pimpinan Sidang 2).

Keduanya dinyatakan menang secara aklamasi atau tanpa rival.

Sebanyak 400an mahasiswa Wangi-Wangi turut berpartisipasi dalam terselenggaranya mubes ini.

Diketahui sebagian besar ketua - ketua paguyuban di Wangi-Wangi mengeluarkan bahasa yang sama yaitu terpilihnya Sudarton dan Salfeni ini adalah keputusan yang sesuai dinamika Hipmawangi yang sah.

Komunitas Mahasiswa Tindoi-Maleko (Kom. Timako), Ikatan Keluarga Mahasiswa Wangi-wangi (Ikrapmawangi), Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Longa (IPPML), Himpunan Mahasiswa Sombu (HIMAS), Himpunan Mahasiswa Waha Raya (), Himpunan Mahasiswa Waetuno Raya (HIPMAWAR), Himpunan Pemuda Pongo Wangi-wangi (HIPPOWA), Himpunan Mahasiswa Wandoka Raya (HIPMAWARA) yang merupakan koalisi kemenangan dari Sudarton dan Salfeni turut menyampaikan selamat atas terpilihnya kedua pemimpin baru Hipmawangi Kendari periode 2019-2020.

Masing-masing mengatakan dengan tegas akan membantu dan berpartisipasi aktif dalam menjalankan roda organisasi HIPMAWANGI.

Pimpinan Sidang 2, Jely Adam saat menghubungi Tribun Timur, Selasa (17/12/2019) mengakui kemenangan Sudarton dan Salfeni sebagai kemenangan yang sah dan prosedural karena telah ada 2 pimpinan sidang yang bertanda tangan.

"Apalagi didukung dengan draft mubes yang lengkap. Intinya yang kami lakukan adalah sesuai mekanisme tata tertib yang sebelumnya dibahas oleh Stering Comitte," tuturnya.

"Yang bahaya adalah ketika ada lagi yang kemudian mubes tidak dengan pencabutan sidang yang sebelumnya di pending oleh pimpinan sidang 1," ungkap Jely Adam.

Sudarton ketua terpilih pun mengatakan akan menghidupkan kembali dinamika organisasi yang baik di Hipmawangi Kendari yang sebelumnya dianggap mati suri.

"Saya sebagai Ketua terpilih bersama wakil ketua umum (SALFENI) akan memaksimalkan visi - misi yang telah kami kumpul pada tahap pemberkasan kemarin. Semoga kami dapat melaksanakan program yang menjadi visi - misi kami," tuturnya.

"Saya siap membawa HIPMAWANGI kejalan yang kita inginkan bersama, semoga kita dapat belajar dari dinamika yang telah kita lewati bersama. Mari kita bersatu padu untuk menjaga marwah Organisasi kita kedepan. Kami yakin bisa," tegas Salfeni sang Wakil Ketua Umum Hipmawangi.

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved