Tribun Maros

Kemenkumham dan BNN Temukan Bong Saat Razia, Ketua Granat: Lapas Maros Kecolongan

Granat Kabupaten Maros, Muhammad Bakri, menyoroti penemuan alat isap sabu, di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Maros

Kemenkumham dan BNN Temukan Bong Saat Razia, Ketua Granat: Lapas Maros Kecolongan
Humas Polres Maros
Barang yang ditemukan saat razia di Lapas Maros, Minggu (15/12/2019) tadi malam / Humas Polres Maros 

TRIBUN-MAROS.COM, MANDAI - Ketua Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Kabupaten Maros, Muhammad Bakri, menyoroti penemuan alat isap sabu, di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Maros, Minggu (15/12/2019) tadi malam.

Alat isap sabu atau bong tersebut, ditemukan dalam razia tim gabungan Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kemenkumham), bersama Badan Narkotika Nasional (BNN).

Termasuk melibatkan personel TNI dari Koramil Mandai, dan personel kepolisian dari Polsek Mandai.

Bakri mengatakan, penemuan bong dalam Lapas Maros tersebut, menjadi bukti masih adanya peredaran narkotika dalam Lapas.

Kuat dugaan kata dia, ada oknum petugas Lapas Maros yang bermain, sehingga bong tersebut bisa lolos.

"Ini bukti Lapas Maros kecolongan, sehingga bong dan barang terlarang lainnya masih ditemukan di Lapas," kata Bakri, kepada tribun-maros.com, Senin (16/12/2019).

Eks aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) tersebut menambahkan, masuknya bong tersebut melalui dua pintu.

Pertama melalui pengawasan yang minim, dan bobroknya mental oknum petugas lembaga pemasyarakatan.

"Solusinya, pengawasan diperketat, seperti memaksimalkan fungsi kamera CCTV, dan pendeteksi barang terlarang lainya," ujarnya.

Pembinaan terhadap petugas Lapas kata dia, juga harus ditingkatkan.

Halaman
12
Penulis: Amiruddin
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved