Pengosongan Kota Suara Pemilu 2019

KPU Makassar Kosongkan 19.900 Kotak Suara Bekas Pemilu 2019

Kotak itu berisi surat suara Pemilihan Presiden, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, DPRD Kota, Provinsi, dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD).

KPU Makassar Kosongkan 19.900 Kotak Suara Bekas Pemilu 2019
Hasan Basri/Tribun Timur
Komisioner Program dan Data KPU Kota Makassar,Romy Harminto 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar, Sulawesi Selatan, mulai mengosongkan 19.900 kotak suara bekas pemilihan umum (Pemilu) 2019 lalu.

Kotak itu berisi surat suara Pemilihan Presiden, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, DPRD Kota, Provinsi, dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD).

Menurut Komisioner Program dan Data KPU Kota Makassar, Romy Harminto, pengosongan kotak suara mulai dilaksanakan beberapa hari lalu.

Hal itu dilaksanakan sesuai surat edaran yang diterima dari Sekretaris Jenderal KPU RI, tentang pemusnahan kerta surat suara.

"Surat edarannya diterima 2 minggu yang lalu dari sekjen KPU RI tentang pemusnahan surat suara," kata Romy Harminto.

Total kotak suara sebanyak 19.900.

Menurutnya, surat suara bekas pemilu itu akan diarsipkan. Hal itu sesuai dengan Peraturan KPU (PKPU) 35, tahun 2018 tentang pengelolaan perlengkapan pemungutan suara dan dukungan perlengkapan lainnya.

Sementara kotak suara bekas dikembalikan ke negara. Jika bernilai ekonomis bakal dilelang. Hasilnya dimasukan dalam kas negara.

Kotak suara itu tidak digunakan untuk Pemilihan wali kota dan wakil wali kota mendatang karena merupakan kategori sekali pakai.

Romy menambahkan ntuk pengadaan kotak suara untuk Pemilihan Wali Kota Makassar sudah dianggarkan.

"Surat suara dan kotaknya dijual dan hasilnya masuk ke kas negara.
Karna itu barang milik negara," ujarnya.

Penulis: Hasan Basri
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved