Tribun Mamuju

VIDEO: Suasana Sosialisasi Pendewasaan Usia Nikah di Hotel Mamuju Beach

Ketua Pemerhati Sulawesi Barat Wais Walkorni mengatakan, tingginya angka pernikahan anak di Sulbar harus direspon serius oleh pemerintah daerah.

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Lembaga Pemerhati Sulawesi Barat, menggelar sosialisasi pendewasaan usia nikah di Hotel Mamuju Beach, Jl Ks Tubun, Kelurahan Rimuku, Sabtu (14/12/2019).

Kegiatan itu bertema pendewasaan usia nikah menuju Indonesia maju dan unggul.

Ketua Pemerhati Sulawesi Barat Wais Walkorni mengatakan, tingginya angka pernikahan anak di Sulbar harus direspon serius oleh pemerintah daerah.

Menurutnya, tingginya angka pernikahan anak bukan tidak mungkin akan berdampak terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Sulbar.

"Ini bukan hanya pekerjaan pemerintah tapi kita semua bertanggung jawab," kata Wais saat membuka kegiatan tersebut.

Wais menerangkan, peran masyarakat dalam mencegah tingginya pernikahan dini sangat besar. Namun perlu agen-agen untuk membangun kesadaran masyarakat.

Wais menjelaskan, tingginya pernikahan anak mengancam kualitas manusia di kemudian hari.

Anak yang lahir dari hubungan kedua orangtuanya yang menikah di bawah umur, sangat rentan lahir dalam keadaan kurang gizi dan anak berisiko terkena stunting.

Wais berharap, Sulbar yang menyandang predikat sebagai salah satu daerah dengan angka pernikahan anak yang tinggi bisa di tinggalkan.

"Kalau Sulbar masuk dalam empat besar, kedepan sudah keluar dari lingkaran itu. Kalau tidak bisa terbebas, minimal kita berada di peringkat 20 besar," tutupnya.(tribun-timur.com).

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, @nurhadi5420

Penulis: Nurhadi
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved