Liga 1 2019

Klasemen Liga 1 2019: Perseru, Semen Padang & Kalteng Putra Fix Degradasi, Madura United Kecewa

Klasemen Liga 1 2019: Perseru, Semen Padang & Kalteng Putra Fix Degradasi, Madura United Kecewa

5. Pelatih Madura United Masih Kecewa

Kekecewaan tampak dari wajah pelatih Madura United, Rasiman.

Bagaimana tidak, Madura United yang mencoba meraih poin di markas Persija Jakarta gagal menuntaskan misinya seusai takluk dengan skor telak 4-0 pada pekan ke-32 Liga 1 2019, Jumat (13/12).

Tiga hukuman penalti yang diterima oleh Madura United menurut Rasiman dianggap merusak pertandingan dan merugikan timnya.

Bahkan, Rasiman mengatakan bahwa wasit Thoriq Alkatiri layak masuk buku rekor dunia karena memberi hadiah tiga penalti dalam satu laga, bahkan dalam rentang 20 menit.

"Saya ucapkan selamat untuk wasit yang bisa masuk buku rekor dunia dalam memberi tiga penalti di satu pertandingan," katanya.

Pelatih yang juga ayah dari pemain Madura United, Syahrian Abimanyu, itu mengatakan apa yang dialami Madura United adalah bukti bahwa teknologi VAR diperlukan di Liga 1.

Menurut Rasiman, jika keputusan wasit memang benar, dia tidak mempermasalahkan.

Namun, seperti laga kemarin, Rasiman masih mengaku janggal dan enggan menebak-nebak apa yang ada di pikiran wasit hingga menghukum timnya tiga kali penalti.

Rasiman pun menyebut mental anak asuhnya sempat drop di ruang ganti.

Beruntung, di babak kedua, para pemain Madura United bisa mengontrol emosi dalam permainan.

"Saya rasa pemain perlu mendapat respek di babak kedua. Beruntung mereka tidak broken, dan dapat mengontrol emosi agar menghindari kesalahan-kesalahan yang dapat merugikan tim," ujarnya.

Rasiman pun sempat mempertanyakan keputusan wasit yang memimpin laga tentang tiga penalti yang diterima Madura United.

"Saya bertanya kepada dia (wasit), bagaimana kalau saya di posisi dia dan dia di posisi itu pada pertandingan. Ia hanya menjawab, 'demi Allah saya hanya menjalankan rule.' Teman-teman bisa menilai sendiri saya tanya apa, jawabnya apa," kesal Rasiman

Kekalahan tersebut membuat peluang Madura United sedikit menipis untuk dapat finis di papan atas.

Madura United harus menunggu hasil lain dari tim pesaing untuk bisa finis di zona kompetisi Asia.

Halaman
Editor: Munawwarah Ahmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved