PMII Bulukumba

Ketua PMII Bulukumba Minta Polisi Tindak tegas 'Pengompreng' BBM

Pasalnya, kasus tersebut ia nilai belum memiliki progres di Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Polres Bulukumba.

Ketua PMII Bulukumba Minta Polisi Tindak tegas 'Pengompreng' BBM
firki/tribunbulukumba.com
Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Bulukumba Ramil Syam. 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Bulukumba Ramil Syam, kembali mendesak polisi, untuk mengusut tuntas kasus 'pengompreng' Bahan Bakar Minyak (BBM).

Pasalnya, kasus tersebut ia nilai belum memiliki progres di Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Polres Bulukumba.

"Polisi harus tegas. Tidak boleh didiamkan, harus diberikan sanksi tegas," kata Ramil Syam, Jumat (13/12/2019).

Ia juga berharap polisi tidak bermain mata dalam menegakkan hukum seadil-adilnya.

Sebelumnya, (Tipidter) Polres Bulukumba saat ini telah mengamankan beberapa pelaku yang diduga telah "mengompreng" BBM di SPBU Ujungloe.

Dua mobil pick up yang diduga melanggar aturan pembelian BBM tersebut juga telah diamankan.

Pada tangki mobil mereka dibuat sebuah kerang, yang dapat dibuka tutup.

Kanit Tipidter Polres Bulukumba, Bripka Syamsir yang dikonfirmasi, mengatakan, bahwa kedua pelaku, yakni AK dan PA, hingga kini masih diamankan di Mapolres Bulukumba.

Keduanya masih berstatus sebagai saksi.

"Sudah enam bulan mereka melakukan hal itu, sekarang masih diamankan dengan status saksi," kata Bripka Rusmin.

Keduanya terancam terkena pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Migas jo Pasal 53 ayat (1) KUHP.

Dengan hukuman penjara paling lama enam tahun dengan denda sebesar Rp60 juta. (TribunBulukumba.com)

Laporan Wartawan Tribun Timur, Firki Arisandi, IG: @arisandifirki

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Penulis: Firki Arisandi
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved