Wakil Ketua DPRD Sulsel

Wakil Ketua DPRD Sulsel Apresiasi Kebijakan Menteri Pendidikan Penghapusan UN

Nadiem Karim mengeluarkan kebijakan mulai 2021 Ujian nasional yang selama ini diikuti siswa dihapus. UN itu akan diganti menjadi asesmen kompetensi mi

hasan/tribuntimur.com
Wakil Ketua DPRD Sulsel Syaharuddin Alrif menyampaikan hasil rapat pimpinan terkait tindak lanjut rekomendasi hak angket Gubernur Sulsel 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan terkait Ujian nasional (UN), Nadiem Makarim mendapat respon positif dari legislator Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan.

Nadiem Karim mengeluarkan kebijakan mulai 2021 Ujian nasional yang selama ini diikuti siswa dihapus. UN itu akan diganti menjadi asesmen kompetensi minimum dan survei karakter.

"Memang sekarang ini dibutuhkan terobosan baru, biar siswa kita bisa ikuti kondisi kekinian yang semakin maju,"kata Wakil Ketua DPRD Sulsel, Syaharuddin Alrif.

Politisi Partai NasDem mengaku setuju dan turut mengapresiasi dengan kebijakan Menteri
Pendidikan tentang penghapusan UN.

"Siswa kita jangan terbayang banyang lagi soal momok Ujian Nasional. Karena yang paling penting bagi siswa adalah Implementasi ilmu yang telah dia dapat," ujarnya.

Sehari sebelumnya dalam berira yang dikutip di Tribunnews.com, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim akhirnya membeberkan program pengganti ujian nasional (UN).

Nadiem memastikan bahwa program UN akan tetap dilaksanakan pada 2020. Namun, pada 2021 program ini akan digantikan dengan

"Pada tahun 2021, UN itu akan diganti menjadi asesmen kompetensi minimum dan survei karakter," ujar Nadiem saat Rapat Koordinasi bersama Dinas Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Rabu (11/12/2019).

Nadiem mengungkapkan UN tetap dipertahankan pada 2020 dengan pertimbangan telah dilakukan persiapan oleh pihak sekolah dan siswa untuk menghadapinya.

Rektor Unismuh Makassar, Prof Dr Abdul Rahman Rahim SE, MM menyerahkan langsung Proposal Unggulan Interpreneurship ke  Mendikbud Nadiem Makarim usai acara Forum Silaturrahmi Pendidikan dan Kebudayaan Rabu (20/11/2019) di Ruang Sidang Graha 1 Gedung A, Lantai 2.
Rektor Unismuh Makassar, Prof Dr Abdul Rahman Rahim SE, MM menyerahkan langsung Proposal Unggulan Interpreneurship ke Mendikbud Nadiem Makarim usai acara Forum Silaturrahmi Pendidikan dan Kebudayaan Rabu (20/11/2019) di Ruang Sidang Graha 1 Gedung A, Lantai 2. (Unismuh Makassar)

"Untuk 2020, UN akan dilaksanakan sesuai seperti tahun sebelumnya. Jadi 2020, bagi banyak orang tua yang sudah investasi buat anaknya belajar mendapat angka terbaik di UN itu silakan lanjut untuk 2020. Tapi itu hari terakhir UN seperti format sekarang diselenggarakan," tutur Nadiem.

Perubahan program UN ini termasuk dalam empat program pokok kebijakan pendidikan “Merdeka Belajar”.

Program tersebut meliputi Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN), Ujian Nasional (UN), Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dan Peraturan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Zonasi. (*)

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

(*)
Penulis: Hasan Basri
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved