Pemkab Enrekang

Kukuhkan Tim Terpadu Pencegahan Narkotika, Bupati Enrekang: Negara Bisa Hancur

Pengukuhan digelar di Ruang Pola Kantor Bupati Enrekang, Kelurahan Leoran, Kecamatan Enrekang, Kamis (12/12/2019).

Kukuhkan Tim Terpadu Pencegahan Narkotika, Bupati Enrekang: Negara Bisa Hancur
azis albar/tribunenrekang.com
Pemerintah Kabupaten Enrekang menggelar pengukuhan tim terpadu , rencana aksi fasilitas pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan prekursor Narkotika Kabupaten Enrekang. 

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG- Pemerintah Kabupaten Enrekang, mengukuhkan tim terpadu dan rencana aksi fasilitas pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan, peredaran gelap narkotika, prekursor Narkotika.

Pengukuhan digelar di Ruang Pola Kantor Bupati Enrekang, Kelurahan Leoran, Kecamatan Enrekang, Kamis (12/12/2019).

Tim terpadu yang diketuai oleh Bupati Enrekang, Muslimin Bando itu dikukuhkan langsung oleh Kepala BNN Prov Sulsel, Brigjen Pol Drs Idris Kadir.

Muslimin Bando dalam sambutannya mengatakan, Indonesia pernah dijajah selama 300 tahun, selain itu pernah pula jadi korban keganasan PKI.

Hingga saat ini, kita masih dalam belenggu penjajan dari Narkotika. Seingga jika kita berangkat ke rumah tahanan maka paling banyak dijumpai karena Narkoba.

Secara sepintas bicara Narkoba, sebenarnya apa bahayanya. Tetapi negara kita sudah merasakan bahwa efek dari Narkotika sangat berbahaya.

Menurutnya, jika penduduk Indonesia itu 10 persen saja konsumsi Narkoba maka tunggu dalam beberapa tahun maka negara ini akan hilang atau hancur.

Karena orang-orang yang konsumsi narkoba ini tak ada lagi manfaatnnya. tidak ada semangat kerja.

"Bahkan, ada yang berani bunuh orang tuanya karena kecanduan narkoba, mereka mau menghabiskan-habiskan saja hartanya," kata Muslimin Bando.

Menurutnya, Narkoba juga semakin hari semakin mahal harganya, sehingga semakin sulit dan membuat dorongan bagi pecandunya untuk terus membelinya bagaimanapun caranya.

Halaman
12
Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved