SMPN 3 Sungguminasa

Kepala SMPN 3 Sungguminasa Sebut UN Timbulkan Rasa Pesimis Siswa

Namun, pada 2021 program ini akan digantikan dengan pertimbangan telah dilakukan persiapan oleh pihak sekolah dan siswa untuk menghadapinya.

Ari Maryadi/Tribun Timur
Kepala SMPN 3 Sungguminasa, Kabupaten Gowa, Fajar Makruf 

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA -- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nadiem Makarim memastikan bahwa program ujian nasional akan tetap dilaksanakan pada tahun 2020.

Namun, pada 2021 program ini akan digantikan dengan pertimbangan telah dilakukan persiapan oleh pihak sekolah dan siswa untuk menghadapinya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala SMPN 3 Sungguminasa Fajar Makruf ikut mendukung keputusan Mendikbud Nadiem Makarim ini.

Fajar menyebut jika penghapusan ujian nasional sudah lama menjadi cita-cita mantan Bupati Gowa Ichsan Yasin Limpo.

Menurutnya, ujian nasional menjadi momok menakutan bagi peserta didik.

Alasannya, pada ujian nasional, hanya dengan beberapa mata pelajaran yang diujiankan, bahkan dapat mengganggu keberhasilan peserta didik.

Ujian nasional digelar selama empat hari. Padahal kegiatan pembelajaran siswa berlangsung selama kurang lebih tiga tahun.

"Ichsan Yasin Limpo melihat integritas pelaksanaan ujian Nasional melibatkan kecurangan sekolah dan peserta didik," katanya, Kamis (12/12/2019).

Sebab, para siswa maupun guru akan berupaya dengan berbagai cara untuk menuntaskan ujian dengan nilai tinggi dengan menumpuh cara-cara yang tidak bertanggung jawab.

"Penghapusan ujian nasional merupakan salah satu tinjauan idola dan inspirator saya Sang Punggawa," bebernya.

Halaman
123
Penulis: Ari Maryadi
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved