Proyek Broncaptering

Telan Rp 346 Juta, Warga Tarabbi Luwu Timur Protes Proyek Broncaptering

Alhasil, broncaptering yang diharapkan bisa memasok pasokan air warga tersebut tidak berfungsi dan manfaatnya tak dirasakan masyarakat sekitar.

Telan Rp 346 Juta, Warga Tarabbi Luwu Timur Protes Proyek Broncaptering
ivan/tribun-lutim.com
Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam mengecek broncaptering atau bangunan penangkap air baku dari mata air di Desa Tarabbi, Kecamatan Malili, Sulawesi Selatan (Sulsel) 

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Warga mengeluh tidak berfungsinya broncaptering atau bangunan penangkap air baku dari mata air di Desa Tarabbi, Kecamatan Malili, Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Alhasil, broncaptering yang diharapkan bisa memasok pasokan air warga tersebut tidak berfungsi dan manfaatnya tak dirasakan masyarakat sekitar.

Keluhan itu diterima Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam saat menghadiri kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW di desa tersebut, baru-baru ini.

"Iya, warga mengeluh karena bangunan tak berfungsi. Tidak bisa membantu kebutuhan air warga," kata Irwan kepada TribunLutim.com di Masjid Syuhada 45, Desa Puncak Indah, Malili, Selasa (10/12/2019).

Irwan mengatakan warga mengaku putus asa. Sebab, broncaptering yang diharap memasok air tak bisa dimanfaatkan.

"Bahkan warga mengancam mau bongkar itu bangunan," imbuhnya.

Suami Ani Nurbani itu juga sudah mengecek kondisi broncaptering yang dikeluhkan warga Tarabbi.

Warga setempat sangat berharap broncaptering  berfungsi maksimal guna memasok keperluan air warga.

Proyek ini habiskan APBD 2019 Rp 346 juta. Adapun Kontraktor pelaksana CV Gerbang Harapan dengan kontraktor pelaksana CV Miracle Engineering Konsultan.

Laporan Wartawan TribunLutim.com, vanbo19

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Penulis: Ivan Ismar
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved