Tribun Sulsel

Tahun 2020, Sejumlah Pejabat Pemprov Sulsel Bakal Kehilangan Jabatan, Ini Penyebabnya

Jumlah perangkat daerah di Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) berkurang seiring pemberlakuan Peraturan Daerah (Perda) No 11 Tahun 2019

Tahun 2020, Sejumlah Pejabat Pemprov Sulsel Bakal Kehilangan Jabatan, Ini Penyebabnya
TRIBUN TIMUR/SALDY
Kasubag Penataan Kelembagaan Biro Organisasi dan Tata Laksana, Muh Kadafi 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Jumlah perangkat daerah di Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) berkurang tiga dari 57 menjadi 54 seiring pemberlakuan Peraturan Daerah (Perda) No 11 Tahun 2019.

Perda ini merupakan perubahan Perda No 10 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah.

Jumlah asisten tetap tiga begitupun Staf Ahli Gubernur tujuh pejabat. Biro di lingkup Sekretariat Daerah (Setda) berkurang satu dari sembilan jadi delapan.

Badan juga berkurang satu dari sembilan jadi delapan, begitupun dinas dari 27 menjadi 26.

Jabatan ‘kepala’ biro, dinas, badan, diisi pejabat eselon II dengan pangkat minimal IV b.

“Insya Allah 2020, pemprov hadir dengan struktur organisasi baru,” kata Kepala Sub Bagian (Kasubag) Penataan Kelembagaan Biro Organisasi dan Tata Laksana (Ortala) Sulsel Muh Kadafi.

Menurutnya, perda tetap berjalan meski belum ada pejabat definitif di organisasi baru tersebut.

“Pemprov lebih dulu melakukan pengukuhan OPD walaupun dijabat plt (pelaksana tugas).

Nanti setelah pembentukan OPD baru, BKD lelang jabatan untuk menetapkan pejabat definitif,” ujarnya.

Meski posisi eselon II berkurang pascapenerapan perda itu, berdasarkan catatan Tribun, banyak jabatan ‘kepala’ masih diisi plt.

 

Laporan wartawan Tribun Timur, Saldy

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Penulis: Saldy Irawan
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved