Razia Indekos

Razia Indekos, Satpol PP Wajo Amankan 3 Pasangan Bukan Muhrim

Hasilnya, sebanyak 6 orang pasangan bukan suami istri dan seorang lagi warga yang tak memiliki KTP terjaring razia.

Razia Indekos, Satpol PP Wajo Amankan 3 Pasangan Bukan Muhrim
hardiansyah/tribunwajo.com
Sebanyak 7 orang terjaring razia indekos yang dilakukan Satpol PP di salah satu home stay di Sengkang, Kabupaten Wajo, Senin (9/12/2019) malam. 

TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Jelang perayaan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) rutin melakukan razia indekos.

Razia indekos tersebut juga merupakan bentuk dari operasi yustisi, menyasar sejumlah warga negara yang belum memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Hasilnya, sebanyak 6 orang pasangan bukan suami istri dan seorang lagi warga yang tak memiliki KTP terjaring razia.

Mereka masing-masing perempuan FT (24) dan lelaki RS (28), perempuan WH (21) dan lelaki AA (23), serta perempuan AN (40) dan lelaki US (20). Lalu, seorang lagi yang tak memliki KTP yakni lelaki WD (27).

Kasi PPNS Satpol PP Kabupaten Wajo, Muhammad Erwin Syam menyebutkan tujuh orang yang terjaring razia tersebut ditemukan di salah satu home stay di Sengkang, Kabupaten Wajo, Senin (9/12/2019) malam kemarin.

Mereka sempat dibawa ke Kantor Satpol PP Kabupaten Wajo untuk dimintai keterangannya. Hasilnya, masing-masing yang terjaring razia diminta untuk tidak lagi mengulang perbuatannya dengan membuat dan meneken sebuah surat pernyataan.

"Masing-masing bersangkutan membuat pernyataan bersedia tidak mengulangi perbuatan yang melanggar hukum," kata Muhammad Erwin.

Lebih lanjut, masing-masing yang terjaring razia pun dikenakan wajib lapor sekali seminggu ke Kantor Satpol PP Kabupaten Wajo.

"Masing-masing bersangkutan berkewajiban wajib lapor ke Kantor Satpol PP Kabupaten Wajo satu kali dalam seminggu selama 15 hari sebagai komitmen surat pernyataan yang ditandatangani oleh masing-masing bersangkutan dengan tujuan memberikan efek jera," katanya.

Diketahui, Satpol PP Kabupaten Wajo menggelar razia tersebut atas dasar Perda Kabupaten Wajo nomor 41 tahun 2011 tentang Penyelenggaraan Rumah Sewa, Perda Kabupaten Wajo nomor 16 tahun 2014 tentag Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat, dan Perda Kabupaten Wajo nomor 39 tahun 2011 tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan.

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved