Arisan Online Manja Makassar

Kisah Pemilu dan Derita Angelina Tan MUA Korban Penipuan 'Arisan Online Manja' Makassar

Kisah Pemilu dan Derita Angelina Tan MUA Korban Penipuan 'Arisan Online Manja' Makassar

Kisah Pemilu dan Derita Angelina Tan MUA Korban Penipuan 'Arisan Online Manja' Makassar - arisan-manja-anggelina-tan-20.jpg
Darul Amri/Tribun Timur
Salah satu korban penipuan Arisan Online Manja Makassar, Anggelina Tan (20)
Kisah Pemilu dan Derita Angelina Tan MUA Korban Penipuan 'Arisan Online Manja' Makassar - salah-satu-korban-arisan-manja-anggelina-tan-baju-hitam.jpg
darul/tribun-timur.com
Salah satu korban Arisan Online Manja Makassar, Anggelina Tan (baju hitam), didampingi ibunya, Ivana saat konferensi pers.
Kisah Pemilu dan Derita Angelina Tan MUA Korban Penipuan 'Arisan Online Manja' Makassar - para-korban-arisan-online-manja-berkumpul-dan-menggelar-konferensi-pers-di-cafe-ccr-toddopuli-raya.jpg
darul amri
Para korban Arisan Online Manja Makassar, berkumpul dan menggelar konferensi pers di Cafe CCR Jl Toddopuli Raya Senin (8/12/2019)

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kisah Pemilu dan Derita Angelina Tan MUA Korban Penipuan 'Arisan Online Manja' Makassar

Kisah Angelina Tan (20) semoga bisa menjadi pelajaran dan kasusnya segera diungkap polisi.

Perempuan alumnus Sekolah Makeup Artist (MUA) ini berusaha tegar dan menceritakan kisah pilunya ditipu ratusan juga gara-gara Arisan Online Manja di Makassar.

Angelina Tan tak sendiri.

Para korban Arisan Online Manja, berkumpul dan menggelar konferensi pers di Cafe CCR Toddopuli Raya
Para korban Arisan Online Manja, berkumpul dan menggelar konferensi pers di Cafe CCR Toddopuli Raya (Darul Amri/Tribun Timur)

Kurang lebih 51 korban penipuan Arisan Manja, yang menersangkakan dua warga di Kota Makassar, Kelvina Laurens dan Weny.

Dalam kasus ini, para korban mengalami kerugian dari Rp 50 juta hingga anggka Rp 800 juta, total kerugiannya, Rp 10 Miliar.

Salah satu korban arisan manja, Anggelina Tan (20) menceritakan, arisan itu dia ikuti sejak Juni 2019, dan merugi ratusan juta.

"Saya rugi banyak, karena saya menyetor dari bulan Juni," ungkap Anggelina, saat konferensi pers, Senin (9/12/2019) siang.

Pasalnya, korban Anggelina dan beberapa temannya yang ikuti arisan Manja ini, baru tahu arisan ini menipu di November 2019, lalu.

Tepatnya 27 November lanjut Anggelina, kartu arisannya keluar.

Halaman
1234
Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Mansur AM
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved