Kepala DPMD Luwu Timur

Kepala DPMD Luwu Timur Surati Kades yang Pakai Kendaraan Operasional Gaya-gayaan

Itu disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Luwu Timur, Halsen kepada TribunLutim.com, Selasa (10/12/2019).

Kepala DPMD Luwu Timur Surati Kades yang Pakai Kendaraan Operasional Gaya-gayaan
Ivan/Tribun Lutim
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Luwu Timur, Halsen 

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Kepala desa di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel) dilarang menjadikan kendaraan operasional desa jadi ajang gaya-gayaan.

Itu disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Luwu Timur, Halsen kepada TribunLutim.com, Selasa (10/12/2019).

Halsen merespon informasi warga ada oknum kepala desa memodifikasi kendaraan operasional. Bahkan menghapus nama desa atau kabupaten pada kendaraan tersebut. 

"Saya mau ingatkan semua kembali melalui persuratan. Dalam rangka tertib administasi dan penataan ulang aset masing-masing desa," kata Halsen.

Warga pun menyarankan DPMD Luwu Timur agar seluruh kendaraan operasional dipasangkan tulisan besar nama desa agar warga mudah mengawasi.

Halsen menekankan tujuan mobil operasional desa sebagai bantuan sosial kepada masyarakat dalam melaksanakan kegiatan.

"Dapat berfungsi sebagai ambulance bagi masyarakat yang membutuhkan," tutur Halsen.

Termasuk kata dia sebagai angkutan tokoh masyarakat dalam setiap pengerahan massa dari desa ke kabupaten dalam berbagai even kegiatan.

"Mobil operasional pun boleh dipinjamkan ke desa lain yang membutuhkan kalau sifatnya urgen," imbuh Halsen.

Seperti diketahui ada 124 desa tersebar di 11 kecamatan di Luwu Timur.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Luwu Timur, Halsen
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Luwu Timur, Halsen (Ivan/Tribun Lutim)
Halaman
12
Penulis: Ivan Ismar
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved