Ada Apa di Hari Anti Korupsi, Sahabat Abraham Samad: KPK Sudah Sering Dijual Kepala Daerah di Sulsel

"Ada kepala daerah yang mengatasnamakan KPK untuk mencopot anak buah dari jabatannya,” jelas Pendiri Kopel Indonesia, Syamsuddin Alimsyah.

Ada Apa di Hari Anti Korupsi, Sahabat Abraham Samad: KPK Sudah Sering Dijual Kepala Daerah di Sulsel
TRIBUN TIMUR/FIRKI ARISANDI
Sahabat Abraham Samad, Syamsuddin Alimsyah, yang juga pendiri Kopel Indonesia, saat ditemui di salahsatu warung kopi di Bulukumba, Kamis (22/8/2019). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Hari Anti Korupsi, 9 Desember, diperingati di Sulsel. Komite Pemantau Legislatif (Kopel) menggelar Kemah Pemuda dan Warga Anti Korupsi di Malino Sulawesi Selatan, 7 Desember 2019 hingga Senin (9/12/2019).

Ratusan aktivis mahasiswa menggelar demo. Pusat demo, antara lain, di kolong Flyover dan halaman Gedung Kejaksaan Tinggi Sulsel.

Pendiri Kopel Indonesia, Syamsuddin Alimsyah, mengaku prihatin dengan korupsi yang dia prediksi akan semakin menguat ke depan.

Penguatan korupsi, antara lain, akibat dugaan akan semakin melemahnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Sekarang sudah banyak kepala daerah di Sulsel yang menjual KPK. Saya melihat KPK sudah sangat sering dijual di Sulsel. Ada kepala daerah yang mengatasnamakan KPK untuk mencopot anak buah dari jabatannya,” jelas Pendiri Kopel Indonesia, Syamsuddin Alimsyah.

Sahabat mantan Ketua KPK Abraham Samad itu mengatakan, yang sering ke daerah sebenarnya hanyalah staf KPK.

“Kalau zamannya Pak Abraham Samad, Wakil Ketua KPK saja tidak berani mengatasnamakan KPK. Ini, hanya staf biasa yang ke daerah dan bertemu gubernur, sudah diatasnamakan KPK,” ujar Syamsuddin Alimsyah.

Alumnus Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin (Unhas) itu menceritakan bagaimana sakleknya staf KPK ketika ke daerah.

“Banyak teman saya di staf KPK. Ada baru-baru ini teman saya di staf KPK itu ke Sulsel. Saya lalu telepon ajak ngopi di warkop. Wah, dia menolak, katanya itu menyalahi kode etik KPK. Setelah saya bujuk, akhirnya dia bersedia ketemu, dengan syarat saya dia yang bayar,” jelas Syamsuddin Alimsyah.

“Oke, kita ketemu, tapi saya yang bayar yah,” kata Syamsuddin Alimsyah menirukan ucapan sahabatnya yang staf KPK itu.

Halaman
1234
Penulis: AS Kambie
Editor: AS Kambie
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved