Remaja Tewas Tenggelam di Tombolopao

Sebelum Tenggelam, Indar Jaya Sempat Lambaikan Tangan Minta Tolong

Sebelum tewas, Indar sempat melambai-lambaikan tangannya memohon pertolongan. Ia meminta tolong kepada rekan-rekannya yang berdiri di tepi sungai.

Penulis: Ari Maryadi | Editor: Syamsul Bahri
Dok. Kades Desa Pao
Seorang remaja yang tenggelam di Sungai Tangka Dusun Pao, Desa Pao dievakuasi ke rumah duka. 

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA -- Malang nian nasib Indar Jaya (16). Berniat pergi mandi-mandi ke sungai, remaja ini pulang tak bernyawa.

Indar Jaya (16) adalah warga Warga Dusun Matoanging Desa Tonasa, Kecamatan Tombolopao, Kabupaten Gowa.

Ia tewas tenggelam di Sungai Tangka Dusun Pao, Desa Pao, yang tak jauh dari tempat tinggalnya.

Sebelum tewas, Indar sempat melambai-lambaikan tangannya memohon pertolongan. Ia meminta tolong kepada rekan-rekannya yang berdiri di tepi sungai.

Hal itu terlihat pada potongan video yang dilihat Tribungowa.com. Video itu direkam oleh rekan Indar.

Sejumlah rekannya yang melihat kejadian ini tampak panik melihat Indar tenggelam. Mereka sempat bertanya apakah Indar betul tenggelam ataukah hanya bercanda.

"Weh seriusko itu weh. Takutka. Janganko begitu tidak baik bercanda begitu," kata seorang rekan korban sembari merekam video.

Kepala Desa Pao, Muh Basri menuturkan jika tak ada rekan korban yang tahu berenang. Rekan korban hanya bisa menyaksikan kejadian nahas ini.

Basri mengungkapkan kejadian nahas ini bermula ketika korban pergi mandi ke sungai bersama lima orang rekannya. Antara lain dua perempuan dan dua orang bocah laki-laki.

Basri menuturkan, jika sungai itu memiliki kedalaman air yang tidak merata. Ada yang satu meter, dua meter, bahkan ada yang tiga meter.

Nahas, Indar Jaya rupanya melangkah ke sungai yang dalam. "Air sungai tidak rata. Korban tenggelam di kedalaman dua meter lebih," kata Basri saat dihubungi.

Basri yang menerima informasi melalui telepon langsung bergegas ke sungai untuk memberikan pertolongan. Ia berangkat bersama sejumlah warga lainnya.

Begitu tiba, Basri pun turun menyelam mencari korban. Ia menyelam ditemani Sekretaris Desanya.

Kedalaman air sempat menyulitkan pencarian korban. Hingga akhirnya, Basri menemukan korban di dasar sungai.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved