Penipuan Arisan Online di Makassar

Polda Sulsel Lakukan ini ke Dua Wanita Pelaku Penipuan Arisan Online

Pasalnya, ada dua perempuan ditetapkan sebagai tersangka Arisan Online. Mereka adalah, Kelvina Laurens bersama Wenny.

darul/tribun-timur.com
Dua perempuan rambut pirang, Kelvina Laurens dan Wenny, keduanya ini tersangka kasus Arisan Online 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Penyidik Ditreskrimsus Polda Sulsel akan terapkan pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dalam kasus Arisan Online.

Pasalnya, ada dua perempuan ditetapkan sebagai tersangka Arisan Online. Mereka adalah, Kelvina Laurens bersama Wenny.

Kata Direskrimsus Polda Sulsel Kombes Augustinus B Pangaribuan, pihaknya akan terapkan pasal berlapis termaksud TPPU.

"Pencucian uang kita akan terapkan, diatas lima tahun penjara pastinya," kata Kombes Pol Augistinus, Sabtu (7/12/2019) petang.

Artinya kata Augustinus, kedua tersangka selain dikenakan pasal Perbankan, KUHP Pidana dan ITE. Dijuntokan pasal TPPU.

"Tentu ada pasa pencucian uangnya,apa lagi kita pakai pasal berlapis, perbankan, ITE, dan KUHP," ujar Kombes Augustinus.

Saat ini, tim penyidik telah memiliki bukti-bukti seperti rekening, print out beberapa Bank, bukti setoran, termasuk handphone.

Untuk menguatkan TPPU dua tersangka, penyidik Polda sudah koordinasi dengan pihak Bank untuk minta rekening koran.

"Audah kita koordinasi dengan perbankan, termaksu juga akan koordinasikan dengan PPATK untuk TPPUnya," jelas Augustinus.

Seperti diketahui, tersangka Kelvina dan Wenny diduga telah menipu korbannya 51 orang dengan kerugiannya Rp 10 Miliar.

Halaman
1234
Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved