Skandal Nyonya Besar sama Sopir Sendiri Terbongkar Karena Akupuntur, Niat Bercumbu Berakhir Penjara

Skandal Nyonya Besar sama sopir Sendiri Terbongkar Karena Akupuntur, niat Bercumbu Berakhir penjara

Cruisesafely.com
(Ilustrasi) Skandal Siswa SMA Buat Ibu Guru Merintih di Kamar Usai Nyatakan Cinta Tengah Malam, Ini Pengakuannya1 

skandal Nyonya Besar sama sopir Sendiri Terbongkar Karena Akupuntur, Niat Bercumbu Berakhir penjara

TRIBUN-TIMUR.COM - Cinta terlarang antara bu bos dan sopir di Bali harus berakhir di meja hijau.

Adegan ranjang antara bu bos dan sopir ini pun gagal akibat tawaran akupuntur yang berujung dengan penganiayaan.

Bu bos dan sopir yang sebelumnya tengah di madu asmara itu pun akhirnya terlibat dalam sebuah adegan penganiayan di atas ranjang yang berujung di meja hijau.

Cinta Terlarang Bu Bos dan Sopir Berakhir di Meja Hijau, Adegan Ranjang Gagal Akibat Akupuntur
Cinta Terlarang Bu Bos dan Sopir Berakhir di Meja Hijau, Adegan Ranjang Gagal Akibat Akupuntur (Tribun manado)
Hubungan yang berujung pada tindakan penganiayaan itu membuat Heri harus berhadapan dengan hukum. 

Mohammad Hafi Durahman alias Heri (29) diduga tega melakukan penganiayaan terhadap pacar gelapnya yakni Rita.

Penyebab pertengkaran sejoli ini pun sepele, Heri menolak pengobatan akupuntur yang ditawarkan Rita saat keduanya rebahan di ranjang.

Tak hanya cinta terlarang, terungkap hubungan kedua tak hanya soal asmara namun Heri dan Rita juga memiliki hubungan pekerjaan. Heri merupakan anak buah Rita.

Heri adalah sopir, sedangkan Rita adalah majikan alias bos perusahaan otobus (PO).

Terungkap di persidangan Jaksa Triarta, selama ini Heri dan Rita sudah tinggal bersama dalam satu atap. 

Tindakan penganiayaan yang dilakukan oleh Heri kepada cinta terlarangnya Rita terjadi pada, Kamis 5 September pukul 21.30 Wita.

Saat itu terdakwa baru tiba di rumah, Jalan Taman Ambengan, Jimbaran, Kuta Selatan.

Saat itu korban Rita sudah menunggu di rumah.

Setelah itu Heri mandi dan berganti pakaian.

Keduanya pun kemudian makan bersama.

Setelah itu Heri rebahan di tempat tidur atau ranjang.

Rita kemudian datang membawa alat akupuntur menawari Heri untuk mencobanya, namun ia menolak.

Atas penolakan itu terjadilah adu mulut antar Heri dan Rita di atas ranjang. 

Mendengar itu, Rita marah dan memukul Heri sebanyak dua kali pada kepala bagian kanan.

Tidak terima, Heri kemudian mendorong kepala dan badan Rita hingga jatuh ke lantai.

Setelah itu Heri menghajar Rita dengan menendang bagian punggung, kepala, dan perut.

Tidak hanya itu Heri juga membanting kursi plastik ke arah Rita yang mengalami luka-luka memar.

Atas perbuatannya itu, Heri pun didudukan di kursi pesakitan Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Senin (2/12/2019) menjalani sidang dakwaan.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) I Nyoman Triarta Kurniawan mendakwa Heri dengan dakwaan tunggal.

Pria asal Banyuwangi, Jawa Timur, itu terancam pidana penjara dua tahun delapan bulan.

"Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana Pasal 351 ayat (1) KUHP," jelasnya dihadapan majelis hakim pimpinan I Made Pasek dikutip dari Tribunbali.


Kronologi 2 Karyawan Toko Main Belakang dari Suami & Istri Masing-masing, Terbongkar dari Video Syur

Kisah cinta terlarang yang melibatkan dua orang karyawan toko swalayan ini terjadi di Yogyakarta. 

Perselingkuhan keduanya pertama kali terbongkar saat pihak sang pria mengancam pisah wanita akan menyebarkan foto serta video syur mereka ke media sosial. 

Hal ini terjadi lantaran sang pria tidak mau saat sang wanita ingin menghentikan perselingkuhan keduanya. 

Sang pria yang berinisial KKP (28) pun akhirnya mengancam selingkuhannya sendiri YP (24). 

KKP mengancam YP dengan akan menyebarkan foto dan video adegan suami istri keduanya ke media sosial.

YP yang tidak kuasa akan ancaman yang diberikan selingkuhannya tersebut akhirnya melaporkan KKP pada pihak yang berwajib.

Pihak kepolisian pun akhirnya berhasil meringkus KKP. 

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda DIY Kombes Pol Tony Surya Putra menjelaskan yang melibatkan KKP dan korbannya YP ini bermula saat keduanya bekerja di tempat yang sama di sebuah toko swalayan.

KKP merupakan warga Sragen, Jawa Tengah.

Sementara YP merupakan warga Sleman.

"KKP menjalin hubungan asmara dengan YP.

Baik pelaku korban kerja di swalayan.

Karena setiap hari bertemu akhirnya mereka menjalin hubungan spesial dan melakukan hubungan layaknya suami istri," jelasnya, Kamis (28/11/2019) dikutip dari Tribun Jogja dalam berita berjudul Perselingkuhan Dua Karyawan Swalayan Ini Akhirnya Terbongkar karena Rekaman Hubungan Badan".

Hubungan terlarang antara KKP dan YP sendiri sudah berlangsung sejak awal 2019 silam.

KKP sebenarnya sudah memiliki istri.

Begitu pula dengan YP juga sudah memiliki suami.

Namun mereka tetap melanjutkan hubungan tersebut.

"Saat berhubungan badan, KKP ini dari awal punya niat mengabadikan. Difoto dan divideokan," imbuhnya.

Berbekal itu, KKP mulai memeras YP.

Korban dimintai uang dengan jumlah tertentu mulai dari Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta.

"Foto dan video itu belum sempat tersebar karena korban selalu memenuhi permintaan pelaku.

Padahal korban juga seorang pegawai yang tidak mempunyai gaji besar," ujarnya.

Hingga akhirnya pada 7 November kemarin korban memberanikan diri melaporkan KKP ke kepolisian.

Dengan bukti screenshot percakapan yang di dalamnya ada foto tanpa busana, polisi melakukan penyelidikan.

Setelah memiliki bukti-bukti kuat, polisi pun menangkap tersangka belum lama ini di wilayah Sleman.

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Artikel ini telah tayang di suryamalang.com dengan judul Cinta Terlarang Bu Bos dan Sopir Berakhir di Meja Hijau, Adegan Ranjang Gagal Akibat Akupuntur, https://suryamalang.tribunnews.com/2019/12/03/cinta-terlarang-bu-bos-dan-sopir-berakhir-di-meja-hijau-adegan-ranjang-gagal-akibat-akupuntur?page=all.

Editor: Waode Nurmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved