Tribun Bulukumba

Kemendikbud Fasilitasi 15 Daerah di Indonesia Berguru di Kajang Bulukumba

Perguruan ke Suku Kajang dilakukan dengan kunjungan lapangan sebagai ajang berbagi implementasi praktek

Kemendikbud Fasilitasi 15 Daerah di Indonesia Berguru di Kajang Bulukumba
Ariningrum/Kemendikbud
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Direktorat Kepercayaan terhadap Tuhan YME dan Tradisi, memfasilitasi perwakilan dari 15 daerah di Indonesia untuk berguru ke Suku Kajang, Kabupaten Bulukumba, Sulsel. 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, KAJANG - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Direktorat Kepercayaan terhadap Tuhan YME dan Tradisi, memfasilitasi perwakilan dari 15 daerah di Indonesia untuk berguru ke Suku Kajang, Kabupaten Bulukumba, Sulsel.

Kegiatan tersebut telah dilaksanakan, Rabu (4/12/2019) kemarin.

Perguruan ke Suku Kajang dilakukan dengan kunjungan lapangan sebagai ajang berbagi implementasi praktek, baik yang diterapkan dalam menjaga adat serta tradisi.

Peserta bisa melihat langsung kehidupan masyarakat Kajang yang masih menjaga budaya tradisional.

Peserta terdiri dari elemen pemerintah daerah serta tokoh adat dari 15 daerah, yang sedang dalam proses penyusunan Peraturan Daerah (Perda) tentang pengakuan komunitas adat.

15 daerah tersebut yakni Raja Ampat, Kepulauan Aru, Halmahera Tengah, Majene, Sumba Timur, Sikka, Lombok Timur, Lombok Utara, Hulu Sungai Tengah, Barito Utara, Murung Raya, Lampung Timur, Indragiri Hulu, Kampar, dan Tobasa.

Masyarakat Kajang hidup dengan menjunjung tinggi tiga aturan, yaitu hukum adat, aturan agama, serta hukum negara.

"Hutan adalah sumber kehidupan," tegas Ammatoa, pemimpin adat menggunakan dialeg Konjo.

Hukum adat dalam Suku Kajang sangat menghormati alam.

Sebagai contoh, masyarakat dilarang keras menebang pohon dalam wilayah adat.

Halaman
12
Penulis: Firki Arisandi
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved