Pencabulan Anak di Takalar

Gadis SD Dicabuli Kakek di Takalar, Kesaksian Kepala Desa Hingga Istri Pelaku Meninggal

BI merupakan warga di sebuah Dusun Kecamatan Manggarabombang Kabupaten Takalar. Ia berprofesi sebagai petani.

Gadis SD Dicabuli Kakek di Takalar, Kesaksian Kepala Desa Hingga Istri Pelaku Meninggal
Youtube
ilustrasi 

TRIBUN-TIMUR.COM, TAKALAR -- BI, kakek berusia 65 kini harus berurusan dengan aparat Polres Takalar. Ia laporkan melakukan perbuatan cabul kepada murid SD 12 tahun.

BI merupakan warga di sebuah Dusun Kecamatan Manggarabombang Kabupaten Takalar. Ia berprofesi sebagai petani.

Kepala Desa Panyangkalang, Ahmad Sabang menuturkan, jika BI memang sudah lama menjadi duda. Istrinya meninggal dunia beberapa tahun lalu.

Menurut Ahmad, BI juga telah memiliki dua orang putri. Akan tetapi mereka sudah tidak tinggal serumah.

"Istrinya sudah meninggal. Dia punya sudah dua orang putri," kata Ahmad saat dihubungi Tribun, Kamis (5/12/2019).

Kakek berusia 65, BI, dilaporkan ke Mapolres Takalar dugaan tindak pidana asusila.
Kakek berusia 65, BI, dilaporkan ke Mapolres Takalar dugaan tindak pidana asusila. (Humas Polres Takalar)

Ahmad melanjutkan, kedua putri BI sudah berkeluarga. Bahkan BI sudah punya dua orang cucu. Namun BI tinggal seorang diri di rumah.

Ahmad Sabang selaku kepala desa mengaku telah menerima informasi dari aparat kepolisian soal dugaan tindak pidana pencabulan yang dilakukan oleh warganya.

Ia ikut menyayangkan kejadian nahas ini.

Menurut Ahmad, pelaku dan korban sebenarnya masih memiliki hubungan kekeluargaan. Bahkan rumah korban dan pelaku hanya berjarak beberapa meter.

"Pelaku tinggal sendiri di rumahnya. Pelaku dan korban masih ada hubungan keluarga. Mereka bertetangga," tandasnya.

Halaman
123
Penulis: Ari Maryadi
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved