Paman Aniaya Ponakan

Aniaya Ponakan Hingga Tewas, Rahman Dibekuk Polrestabes Makassar

Tersangka Rahman dibekuk tim gabungan Polrestabes di Desa Pampangang, Maros, Rabu (4/12) malam, sekitaran 18.40 Wita.

Aniaya Ponakan Hingga Tewas, Rahman Dibekuk Polrestabes Makassar
darul/tribun-timur.com
Kapolrestabes Makassar Kombes Yudhiawan Wibisono, merilis kasus paman menganiaya ponakan hingga tewas. (darul) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Rahman (50) pelaku penganiaya ponakan sendiri hingga meninggal dunia, kini sudah diamankan oleh tim Polrestabes Makassar.

Tersangka Rahman dibekuk tim gabungan Polrestabes di Desa Pampangang, Maros, Rabu (4/12) malam, sekitaran 18.40 Wita.

Rahman ditangkap usai jadi buronan usai menganiaya ponakan sendiri, Fikram (14) hingga tewas pada 30 November 2019.

Kasus ini dirilis Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Yudhiawan Wibisono di lobi Polrestabes, Kamis (5/12/2019) siang.

Kombes Yudhiawan mengakui, memang betul Rahman telah membunuh ponakan sendiri (Fikram) dengan cara melempar.

"Tersangka ini menganiaya korban yang merupakan ponakan, caranya melempar korban dengan batu," ungkap Yudhiawan.

Lanjut Yudhiawan, Rahman menganiaya ponakan dengan cara melempar dengan batu, dan mengenai kepala belakngnya.

"Jadi tersangka melempar korban dengan batu kecil tapi tajam, dan mengenai kepala belakang (samping telinga)," lanjutnya.

Diberitakan tribun, kejadian penganiayaan berujung kematian korban terjadi di area proyek perumahan elit di Biringkanaya.

Saat itu, korban Fikram dan pemannya Rahman sementara mengerjakan proyek pembangunan beberapa rumah disana. (*)

Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved