Tribun Makassar

VIDEO: Paksa Anak Mengemis dan Jual Tissu, IRT asal Panakkukang Ditangkap

Kapolsek Panakukkang Kompol Jamal Fatur Rakhman, IRT M diduga menyuruh anaknya mengemis untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ibu Rumah Tangga (IRT) M (36), warga Adiyaksa Makassar, memaksa anaknya mengemis.

Kapolsek Panakukkang Kompol Jamal Fatur Rakhman, IRT M diduga menyuruh anaknya mengemis untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

"Alasannya untuk memenuhi kebutuhan keluarganya," kata Kompol Jamal, saat rilis kasus itu di Mapolsek Panakkukang, Kota Makassar, Selasa (3/12/2019) siang.

IRT M diduga mengeksploitasi anaknya, dengan cara menyuruh anaknya menjual tissu, mengemis atau meminta-minta.

M ditangkap tim Polsek Panakkukang, PPA Polrestabes Makassar dan P2TP2A Makassar, Senin (2/12) kemarin malam.

"Dugaan awal memang ada eksploitasi, mengemis dan minta-minta ke pengunjung Mal Panakkukang," ungkap Kompol Jamal.

Tersangka M, dikenakan Pasal 88 Juncto 76 UU Nomor 35 tahun 2014 terhadap perubahan atas UU Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

"Dan juga kita terapkan UU soal kekerasan dalam lingkup rumah tangga Pasal 45 Ayat 1 UU 23 tahun 2004 tentang Penghapusan KDRT, ancaman maksimal 10 tahun dan minimal 3 tahun penjara," jelas Jamal.

Video IRT M ini sebelumnya viral di media sosial (Medsos). Dalam video itu, M terlihat memukul putrinya yang masih berusia 9 tahun lantaran diduga tidak cukup setoran.

"Jadi alibinya, anaknya (korban) memakai uang ibunya untuk jajan. Tapi kita dalami pengakuan korbannya ini pernah disuruh ngemis di pintu keluar mal," ujar Jamal. (*)

Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved