Tribun Makassar

Tumanan Ditikam Saat Tidur di Rusunawa Kampus UIM Makassar, Ibunya Trauma

Raut wajah paman dan tante almarhum Tumanan diselimuti kesedihan, air mata mereka berurai, saat saling berpelukan.

Tumanan Ditikam Saat Tidur di Rusunawa Kampus UIM Makassar, Ibunya Trauma
darul/tribun-timur.com
Suasana di rumah duka, Tumanan Maru (19) buruh bangunan yang tewas di area proyek kampus UIM. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Beginilah suasana duka, di rumah korban pembunuhan di Rusunawa kampus UIM Tamalanrea, Rabu (4/12/2019) malam.

Dari pantauan tribun, rumah duka korban pembunuhan, Tumanan Maru (19) ini di Jl Poros Telkomas, lorong dua, Biringkanaya.

Terlihat, suasana duka menyelimuti pihak keluarga almarhum Tumanan Maru, yang ditikam oleh pengawas bangunan, Nasir.

Raut wajah paman dan tante almarhum Tumanan diselimuti kesedihan, air mata mereka berurai, saat saling berpelukan.

"Ibunya (Tumanan) masih trauma dengan peristiwa ini," ungkap paman almarhum, Herman Abdullah (50) kepada tribun.

Korban Tumanan Maru (19), tewas ditikam saat korban ttidur lelap di kamar 210 lantai dua Rusunawa Universitas Islam Makassar (UIM) Tamalanrea, pada pukul 12.30 Wita.

Pelaku penikaman merupakan pengawas proyek pembangunan di area kampus UIM Tamalanrea, Nasir (38) warga Makassar.

Menurut Kapolsek Tamalanrea Makassar Kompol Syamsul Bachtiar, Tumanan Maru sementara tidur dan didatangi oleh pelaku.

"Pelaku langsung menikam korban dalam kamar itu, ada juga beberapa rekan-rekan pelaku juga," ungkap Syamsul, petang.

Kompol Syamsul mengatakan, usai tikam korban. Beberapa dari rekan pelaku masuk ke kamar itu dan diduga memukul korban.

"Setelah pelaku keluar dari dalam kamar usai menikam korban, teman-temannya si pelaku ini masuk lagi ke kamar," ujarnya.

Korban Tumanan Maru merupakan buruh bangunan di area proyek pembangunan di kampus UIM, Jl Perintis Kemerdekaan.

Korban Tumanan Maru ditikam oleh Nasir, diduga menggunakan sebilah pisau. Nasir menikam dada kiri dan perut kiri korban.

Setelah menikam korban, Nasir kemudian melarioan diri. Saat ini petugas Mapolsek Tamalanrea masih mengejak pelaku.

Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved