PSM Makassar

Soal Bola Penalti Bukan Lagi Diambil Klok, Darije Bilang Begini

Dalam sebuah tim, satu pemain bahkan lebih akan ditunjuk oleh pelatih agar menjadi algojo dalam mengeksekusi sepakan 12 pas.

Soal Bola Penalti Bukan Lagi Diambil Klok, Darije Bilang Begini
@Wiljan Pluim
Marc Klok (kanan) Steven Paulle (tengah) dan Wiljan Pluim (kiri) saat PSM Makassar mengarungi kompetisi Liga 1 musim 2018. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -  Eksekusi penalti menjadi bagian terpenting di dunia sepak bola.

Dalam sebuah tim, satu pemain bahkan lebih akan ditunjuk oleh pelatih agar menjadi algojo dalam mengeksekusi sepakan 12 pas.

Tak terkecuali PSM Makassar, tim ini juga punya algojo dalam mengeksekusi bola penalti.

Biasanya yang melakukannya adalah gelandang PSM, Marc Anthony Klok.

Hanya saja, perlahan tapi pasti Klok tidak lagi menjadi algojo dalam mengeksekusi penalti.

Perannya mulai diganti oleh pemain lain seiring dalam beberapa momen Klok gagal melaksanakan tugas dengan baik.

Seperti saat melawan Borneo FC pada pekan 30 Liga 1 2019, di Stadion Mattoanging, Makassar, Senin (2/12/2019), tendangan penalti diberikan kepada tuan rumah oleh wasit.

Hal itu setelah Ferdinand Sinaga dijatuhkan lawan di dalam kotak terlarang.

Klok saat itu dimainkan namun Aaron Evans yang mengeksekusi bola.

Pemain asal negeri Kanguru itu kemudian sukses mencetak gol sekaligus membawa PSM terhindar dari kekalahan setelah sebelumnya tertinggal 2-1.

Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic mengatakan eksekusi bola penalti memang bukan lagi diambil oleh Klok.

"Karena Klok sudah gagal mengeksekusi beberapa tendangan penalti," tegasnya Darije Kalezic.l, Selasa (3/12/2019).

Kegagalan eksekusi penalti dari pemain asal Belanda itu memang beberapa diantaranya harus gagal.

Yang terbaru saat PSM tertinggal 3-2 menghadapi tuan rumah Persebaya Surabaya di partai ke-26 di Stadion Batakan, Kalimantan Timur beberapa waktu lalu.

Atas kegagalan itu, PSM harus pulang dengan tangan hampa lantaran pertandingan dimenangkan Bajul Ijo dengan 3-2.

Sementara kegagalan Klok mengeksekusi penalti juga pernah terjadi di pertandingan lainnya dan tim sangat membutuhkan sebuah gol.

Adalah saat melawan Madura United di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan.

Tim kala itu tertinggal 2-0 dan PSM mendapat penalti tapi Klok gagal mengeksekusinya hingga skor tetap 2-0 untuk tuan rumah.

Tidak sampai di situ, saat Piala AFC Cup 2019, PSM menjamu Lao Toyota di Stadion Pakansari, Bogor, Klok juga gagal mengeksekusi penalti.

Meski demikian, PSM sukses melumut tim asal Laos itu dengan skor telak 7-3.

Kegagalan Klok mengeksekusi penalti melawan Lao Toyota, pun dibayar dengan gol indah yang ia lesatkan.

Gol itu bahkan menjadi salah satu yang terbaik sepanjang pelaksanaan ajang tingakt Asia tersebut berlangsung.

"Tapi lihat saja nanti (Pertandingan Lain). Saat kami mendapatkan hadiah penalti siapa yang akan kami tunjuk," imbuh Darije.

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, @wahyususanto_21

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Penulis: Wahyu Susanto
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved