Pupuk Ilegal

Pupuk Ilegal dari Jerman yang Ditemukan Polres Pangkep Ditimbun dalam Tanah

Penemuan 50 karung pupuk tersebut pada hari Rabu, 27 November 2019 sekitar pukul 16.00 Wita.

Pupuk Ilegal dari Jerman yang Ditemukan Polres Pangkep Ditimbun dalam Tanah
munjiyah/tribunpangkep.com
Kapolres Pangkep, AKP Ibrahim Aji didampingi Kasatpolair Polres Pangkep, Iptu Deki Marisaldi menjelaskan kronologi penemuan pupuk-pupuk ilegal di Mapolres Pangkep saat press rilis, Selasa (3/12/2019). 

TRIBUNPANGKEP.COM, LIUKANG TANGAYYA-- Sebanyak 50 pupuk ilegal amonium nitrat cap matahari yang ditemukan Polres Pangkep tersebut sengaja ditimbun di dalam tanah di Pulau Makaranganan, Desa Sailus Besar, Kecamatan Liukang Tangayya, Kabupaten Pangkep, Sulsel.

Penemuan 50 karung pupuk tersebut pada hari Rabu, 27 November 2019 sekitar pukul 16.00 Wita.

Kapolres Pangkep, AKP Ibrahim Aji didampingi Kasatpolair Polres Pangkep, Iptu Deki Marisaldi menjelaskan kronologi penemuan pupuk-pupuk ilegal tersebut di Mapolres Pangkep saat press rilis, Selasa (3/12/2019).

Awalnya, kata Ibrahim Aji, Kasatpolair Iptu Deki menemukan itu berdasarkan informasi masyarakat, tentang adanya aktivitas kapal-kapal yang berlalu lalang di sekitar wilayah perairan Liukang Tangayya.

Mendengar informasi tersebut, dia dan jajarannya mengecek langsung kebenarannya.

Mereka menaiki kapal hingga sampai ke tempat tersebut dari Dermaga Maccini Baji Pangkep ke Pulau Makaranganan sekitar 285 mill jauhnya.

Setelah dicek, ternyata benar ada sebuah terpal di pulau tersebut yang dilapisi kayu dan di dalamnya terdapat 50 karung pupuk ilegal yang akan digunakan membom ikan.

Satu karung pupuk beratnya sekitar 25 kg.

Di dalam terpal itu, pupuk-pupuk ditimbun di kedalaman 1 meter.

Iptu Deki dan anggotanya langsung menggali dan mengambil pupuk-pupuk tersebut untuk diamankan.

Halaman
12
Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved