Investasi Bodong di Makassar

Tipu Sosialita, Polda Sulsel Dalami Kasus Penipuan Investasi Berkedok Arisan

"Jadi sudah ada yang memberi laporan, baik dilaporkan sendiri-sendiri. Ada yang di polsek, ada yang melalui polrestabes dan sebagian besar melalui di

Tipu Sosialita, Polda Sulsel Dalami Kasus Penipuan Investasi Berkedok Arisan
muslimin/tribun-timur.com
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo saat bertanda ke kantor Tribun Timur, Makassar, Senin (2/12/2019) sore. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Polda Sulsel terus mendalami kasus dugaan penipuan investasi berkedok arisan online yang dialami ratusan sosialita Makassar.

Hal itu diungkapkan Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo saat ditemui di kantor Tribun Timur, Jl Cendrawasih, Makassar, Senin (2/12/2019).

"Jadi sudah ada yang memberi laporan, baik dilaporkan sendiri-sendiri. Ada yang di polsek, ada yang melalui polrestabes dan sebagian besar melalui di Polda (Sulsel) dengan kasus yang sama," kata Ibrahim Tompo.

Sejauh ini, lanjut Ibrahim Tompo, dalam perkara itu ada dua orang yang diduga kuat sebagai pelaku utama.

"Sementara ini kita monitor ada dua tersangkanya," ujarnya.

Modusnya sendiri, lanjut Ibrahim Tompo, yaitu dengan meminta para member untuk memasukkan sejumlah dana dalam grup arisan dengan iming-iming dananya akan bertambah.

"Modusnya itu dengan mengajak untuk bergabung di grup arisan yang nanti nilainya akan bertambah dari penghasilan mereka," ungkap perwira tiga bunga melati itu.

Dari hasil penyelidikan sementara, kata Ibrahim, korban investasi bodong itu diatas 100an orang.

"Jadi kita akan terus dalami, sejauh mada modusnya, tersangkanya dan kerugian yang ditimbulkan. Tadi sudah ada masuk laporan resminya," jelas Ibrahim.

Kasus itu pertama kali mencuat dari pengakuan dua member arisan onlinel, LS dan ES yang mengaku menjadi korban.

Halaman
1234
Penulis: Muslimin Emba
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved