Tribun Mamuju Tengah

Satpol PP Mamuju Tengah Cabuli Anak di Bawah Umur Dipecat

Hal itu disampaikan Kepala Satuan Polisi Pamon Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Mamuju Tengah, M Syamsir

Satpol PP Mamuju Tengah Cabuli Anak di Bawah Umur Dipecat
Kapolsek Tobadak
Korban (RK) saat melapor di Polsek Tobadak

TRIBUN-TIMUR.COM, MATENG - Aco Ardiansyah (40), oknum anggota Satpol PP Pemkab Mamuju Tengah, pelaku pencabulan anak di bawah umur di depan Kantor Bupati, Kecamatan Tobadak, dipecat.

Hal itu disampaikan Kepala Satuan Polisi Pamon Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Mamuju Tengah, M Syamsir dihubungi via telepon, Senin (2/12/2019).

"Langsung kami pecat pak sejak kemarin, surat pemecatannya sudah ada,"kata M Syamsir via telepon kepada Tribun-Timur.com, Senin (2/12/2019).

Kejadian tersebut diadukan oleh korban ke Polsek Tobadak Pukul 01.30 Wita kemarin, Minggu (1/12/2019) dini hari.

Pengakuan korban sekitar pukul 22. 00 wita pelaku Aco Ardiansyah mendatangi rumah korban saya lalu mengajak ke KTM Benteng Tobadak.

Pelaku beralasan akan ada hadiah yang mau diterima yaitu Piala dan uang Rp. 500.000 Korban ikut bersama seorang adiknya bernama Sahrul.

M Syamsir menyerahkan seluruh proses hukum kepada aparat kepolisian. Ia juga mengaku tidak mengetahui persis bagaimana bisa korban diajak ke halaman kantor bupati.

"Saya kurang paham soal itu, kenapa bisa diajak,"ucapnya.

M Syamsir juga mengaku mendengar kabar bahwa pelaku mengimin-imin korban untuk mengambil hadiah uang Rp 500 ribu.

"Yah saya juga dengan itu pak, tapi namanya orang kalau sudah mau berbuat jahat, pasti segala cara dilakukan, gampang saja ngomon, saya tidak tahu hadiah apa itu,"ungkapnya.

Saat kejadian, kata dia, memang halaman kantor bupati dalam keadaan gelap.

"Karena bulan juga tidak terang pak makanya bisa ambil kesempatan, kalau gelap begitu anggota saya menyebar ke kantor-kantor, jadi tidak ada yang liat,"ujarnya.

"Sebenarnya itu Aco, dia tidak jaga malam itu pak, tidak ada juga anggota yang liat datang, tapi memang katanya anggota sempat sekitar Pukuk 08.00 Wita, datang jalan-jalan mungkin liat kondisi,"demikian Syamsir menambahkan.

Penulis: Nurhadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved