Disdik Makassar

PAUD Lorong di Makassar Bakal Terima Rp 625 Juta

Anggaran yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2020 Makassar ini untuk 50 PAUD Lorong.

PAUD Lorong di Makassar Bakal Terima Rp 625 Juta
abd azis/tribun-timur.com
Suasana paripurna pengambilan keputusan terhadap rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2020 di Gedung DPRD Makassar, Sabtu (30/11/2019). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Dinas Pendidikan (Disdik) Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menyiapkan anggaran penyelenggaraan pendidikan anak usia dini (PAUD) Lorong senilai Rp 625.424.000.

Anggaran yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2020 Makassar ini untuk 50 PAUD Lorong.

Tidak hanya itu, Disdik juga menganggarkan penyelenggaraan PAUD berbasis rumah ibadah/masjid. Target 20 PAUD. Anggaran diusulkan Rp 523.980.000.

Dua item kegiatan tersebut masuk dalam program pendidikan usia dini. Ada delapan item kegiatan dalam program ini termasuk dua item kegiatan diatas.

Total anggaran program pendidikan usia dini senilai Rp 1.759.404.000. Enam item kegiatan lainnya, yakni pendataan anak yang mengikuti PAUD formal, target 350 TK senilai Rp 50 juta.

Kemudian manajemen pemberian bantuan operasional (BPO) non fisik lembaga PAUD senilai Rp 50 juta dengan target 550 PAUD.

Lalu manajemen pemberian bantuan operasional (BPO) non fisik pendidikan kesetaraan, target 25 PKBM senilai Rp 50 juta.

Ada juga anggaran untuk biaya operasional penyelenggaraan pendidikan (BOPP) untuk jenjang TK negeri sebanyak 5 TK senilai Rp 270 juta.

Penyelenggaraan pendidikan keluarga senilai Rp 40 juta dengan target 150 orang dan penyelenggaraan kegiatan Gbyar PAUD Rp 150 juta dengan target 500 peserta anak PAUD.

Diketahui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar dan pemerintah setempat sepakati Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2020 menjadi APBD, Sabtu (30/11/2019).

Kesepakatan ini diteken pada sidang paripurna di lantai III gedung parlamen setempat, Jl AP Pettarani, Makassar pada pukul 17.00 wita.

Dalam sidang paripurna persetujuan penetapan rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang APBD 2020 menjadi peraturan daerah (Perda), disepakati pendapatan dalam APBD Makassar senilai Rp 4.138.870.000.000.

Sementara belanja langsung maupun tidak langsung dalam APBD Makassar senilai Rp 4.217.870.000.000. Artinya, ada defisit atau pengeluaran lebih banyak daripada belanja senilai Rp 79 miliar. (*)

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Penulis: Abdul Azis
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved