Dipha Barus
Dipha Barus Cinta Instrumen Musik Indonesia
Mengusung genre Electronic Dance Music sebagai Disc Jockey, membuat karya Dipha Barus diterima para pecinta musik tanah air bahkan manca negara.
Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Dipha Barus kini hadir meramaikan industri musik.
Mengusung genre Electronic Dance Music sebagai Disc Jockey, membuat karya Dipha Barus diterima para pecinta musik tanah air bahkan manca negara.
Selain lirik yang berbahasa Inggris, Dipha Barus tak lupa memberi ornamen instrumen musik Indonesia.
Sadar akan pendengarnya tak hanya dari tanah air, Dipha membaca peluang tersebut sekaligus mempromosikan instrumen tradisional yang dipadu dengan musik modern.
Walaupun tujuannya karena kecintaannya terhadap Instrumen musik Indonesia.
"Aku cinta instrumen musik Indonesia, tapi orang luar menganggap itu tak biasa," tuturnya kepada Tribun Timur.
Itulah yang membuat karya Dipha Barus begitu unik.
Contohnya saja, Dipha selalu memakai instrumen musik tradisional seperti Gamelan, Rindik, Sasando dan dipadukan dengan musik EDM yang ada di dunia dalam karya-karyanya.
"Segitu sukanya gue sama instrumen Indonesia, karena karakternya di luar gak ada lagi. Hanya ada di Indonesia," jelasnya.
"Bahkan, album gua semuanya kayak Instrumen kebanyakan Indonesia," tuturnya.
Misalkan saja lagu All Good yang dibawakan bersama penyanyi muda Nadin Amizah.
Dipha Barus memasukkan ornamen instrumen musik Flores, sumba, dan Papua Timur.
Karya tersebut berhasil berhasil menduduki peringkat teratas pada tangga lagu di empat negara Amerika Latin, yakni Meksiko, Ekuador, Bolivia, dan Spanyol.
"Musik tuh bawa bisa kemanapun tanpa harus kita kesana," kata Dipha Barus.
Laporan Wartawan Tribun Timur Desi Triana Aswan
Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur
Follow akun instagram Tribun Timur:
Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/dipha-barus-saat-wawancara-khusus.jpg)