Tribun Enrekang

Enrekang Masih Butuh 200 Tenaga Ahli Keagamaan, Ini Tugasnya

Hal ini disampaikan oleh Bupati Enrekang Muslimin Bando, saat penandatanganan MoU dengan UIN Alauddin.

Enrekang Masih Butuh 200 Tenaga Ahli Keagamaan, Ini Tugasnya
muh asiz albar
Bupati Enrekang Muslimin Bando 

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG- Pemerintah kabupaten (Pemkab) Enrekang, masih membutuhkan sedikitnya 200 tenaga ahli keagamaan.

Mereka harus siap untuk disebar di penjuru Bumi Massenrempulu.

Hal ini disampaikan oleh Bupati Enrekang Muslimin Bando, saat penandatanganan MoU dengan UIN Alauddin.

"Kita butuh tambahan tenaga ahli keagamaan. Soalnya yang dari Unismuh masih terbatas. Nah kerjasama dengan UIN ini diharapkan membantu hal ini," kata Muslimin Bando, Minggu (1/12/2019).

Pihaknya juga membuka kesempatan bagi warga Enrekang, yang ingin bergabung menjadi tenaga ahli keagamaan.

Pemkab bekerjasama dengan Kemenag Enrekang akan melakukan perekrutan dan seleksi bagi yang mendaftar.

"Ini agar kita memperoleh tenaga ahli yang benar-benar kompeten dan berkualitas," ujarnya.

Sebelum meneken MoU dengan UIN Alauddin, Pemkab Enrekang telah bekerjasama Unismuh yang menyalurkan 47 tenaga ahli keagamaan.

Total sudah 67 tenaga ahli yang mendapat SK bertugas per Agustus 2019 lalu. Mereka memiliki setidaknya empat tugas pokok.

Tugas itu adalah menjadi imam tetap masjid, menjadi pengkhutbah, memberikan pengajian, serta mengajar di TPA-TPA dimana mereka ditempatkan.

Halaman
12
Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved