Tribun Mamuju

Kepala BKKBN Sulbar Sebut GDPK Harus Dimilik Daerah

Grand Desain Pembangunan Kependudukan (GDPK) disebut hal sangat penting bahkan wajib dimilik daerah sebagai dokumen acuan

Kepala BKKBN Sulbar Sebut GDPK Harus Dimilik Daerah
TRIBUN TIMUR/NURHADI
Kepala BKKBN Perwakilan Sulbar Andi Rita Mariani (NURHADI/TRIBUN) 

Dalam GDPK, kata dia, harus termaktub lima aspek sebagai kunci merumuskan pembangunan, yakni aspek kuantitas penduduk, aspek kualitas, aspek pembangunan, aspek keluarga, aspek persebaran dan pengarahan mobilitas serta aspek administrasi kependudukan.

"Jadi bisa memberikan gambaran kepada pemerintah dalam mengintervensi suatu wilayah melalui pendekatan analisis data, contoh suatu wilayah rata-rata penduduk adalah lansia atau usia produktif, tentu intervensinya sudah diketahui ada be4mrbeda, baik segi sosial maupun peningkatan ekonomi,"katanya.

Tentu penyusunannya, lanjut Rita melalui langkah-langkah seperti desiminasi pengendalian penduduk dan pembangunan berwawasan kependudukan melalui kampung KB.

"Jadi pemanfaatan data KKBPK BKKBN sebagai input perumusan kebijakan dan strategi perencanaan menjadi penting dalam menyusun GDPK, kami sudah bentuk rumah data kependudukan yang diberi nama Rumah Dataku di 35 kampung KB,"tuturnya.(tribun-timur.com)

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, @nurhadi5420

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

 

Penulis: Nurhadi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved