Tribun Wajo

Kakek Usia 80 Tahun Hidup Sebatang Kara di Pajelele Wajo, Begini Pembelaan Kades

Kakek Tunreng (80), yang pendengaran dan penglihatannya mulai terganggu tersebut ternyata bukannya hidup tanpa perhatian.

Kakek Usia 80 Tahun Hidup Sebatang Kara di Pajelele Wajo, Begini Pembelaan Kades
hardiansyah/tribun-wajo.com
Kakek Tunreng (80), yang hidup sebatang kara di Desa Pajelele, Kecamatan Tanasitolo, Kabupaten Wajo. 

TRIBUN-WAJO.COM, TANASITOLO -  Masih ingat kisah Kakek Tunreng yang hidup sebatang kara di sebuah gubuk di Desa Pajelele, Kecamatan Tanasitolo, Kabupaten Wajo?

Kakek Tunreng (80), yang pendengaran dan penglihatannya mulai terganggu tersebut ternyata bukannya hidup tanpa perhatian.

Pemerintah Desa Pajelele menyebutkan, meski tak mendapatkan bantuan pemerintah berupa PKH ataupun rastra, selalu ada perhatian untuk kakek sebatang kara tersebut.

"Bukti perhatian kami selaku pemerintah desa,  bahwa rumah dan tanah yang ditempati Tunreng itu adalah tanah dan kebun desa, dan kami memberikan kebebasan kepadanya untuk mengelolah kebun desa tersebut," kata Kepala Desa Pajelele, Rivaldi, Sabtu (30/11/2019).

Lebih lanjut, Rivaldi menyebutkan, tatkala ada donatur yang hendak bersedekah, pihaknya senantiasa menunjuk Tunreng sebagai penerima manfaat.

Seperti ketika At-taubah Channel Peduli Wajo menyalurkan santunan sedekah Jumat tiap pekannya.

"Begitu pula setiap bulan Ramadan dia selalu kami rekomendasikan mendapatkan bantuan dari Kantor Urusan Agama Kecamtan Tanasitolo," katanya.

Sebagaimana diketahui, Tunreng tinggal di sebuah gubuk reyot, beralas semen dingin, berdinding tembok retak sana sini.

Penerangannya cuma ada satu neon redup. Listriknya pun dari tetangga, dengan sambungan kabel penuh selotip.

Tak ada kompor. Peralatan memasak dan makan buruk. Penuh kerak dan debu. Di kolong rumah reyot seluas 3 x 4 meter tersebut, cuma ada satu ranjang kayu, dialasi kasur butut.

Tempat tinggalnya saat ini, bukanlah kediamannya. Sebelumnya, kediamannya jauh lebih buruk lagi. Sebuah gubuk bambu di tepi hutan. Roboh. Beberapa tahun lalu. (TribunWajo.com)

Laporan wartawan Tribun Timur @dari_senja

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

 

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved