Dahlan Iskan

Ahok No Comment Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan Bicara Banyak & Sebut Kerja BTP Susah Dinilai

Ahok No Comment Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan Bicara Banyak & Sebut Kerja BTP Susah Dinilai

Ahok No Comment Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan Bicara Banyak & Sebut Kerja BTP Susah Dinilai
tribunnews.com
Dahlan Iskan 

Sebab, Erick merupakan salah satu pengusaha yang sukses di Indonesia.

Namun, setelah mengetahui Erick Thohir mau menjabat sebagai Menteri BUMN menggantikan Rini Soemarno, Dahlan Iskan mendukungnya.

“Saya berdoa agar Erick selamat. Dari jerat birokrasi. Dan dari balas dendam siapa pun,” kata Dahlan.

Dahlan Iskan meyakini Erick Thohir mempunyai kemampuan untuk merangkul semua orang.

“Kalau sampai ia jadi korban birokrasi sungguh sayang: kita kehilangan pebisnis hebat. Yang niatnya mengabdi tapi terbalas tuba,” ucap dia.

Ahok tak mau asal bicara

Sementara itu, di tengah badai kritik yang menerpa dirinya, Ahok malah tak mau asal bicara.

Seperti diketahui, Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) (SP) Pertamina sempat menolak penunjukan Ahok sebagai Komisaris Utama Pertamina.

Mereka menolak karena Ahok merupakan sosok yang kerap berkata kasar dan membuat gaduh.

Hal itu mereka lihat saat Ahok memimpin Jakarta.

Menanggapi penolakan tersebut, Ahok tak mau ambil pusing.

Dia berkata orang-orang yang menolaknya lantaran belum kenal secara personal dengannya.

“Ya dia (SP Pertamina) belum kenal saya kan. Dia enggak tau saya sudah lulusan S3 dari Mako Brimob,” ujar Ahok di Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (25/11/2019).

Mantan suami Veronica Tan itu memang pernah mendekam di rumah tahanan Mako Brimob karena tersangkut kasus penodaan agama.

Usai dinyatakan bebas, Ahok mengaku banyak mendapat pelajaran setelah dua tahun mendekam di balik jeruji besi.

Dia pun mengaku tak mau asal bicara lagi usai dilantik menjadi Komisaris Utama PT Pertamina (Persero).

Alasannya, jabatan Komisaris Utama di Pertamina berbeda dengan saat dirinya menjadi Gubernur DKI Jakarta.

“Jadi ini beda dengan Gubernur (DKI Jakarta), dulu apa aja saya jawab. Ini kan ada hak dan wewenangnya,” kata Ahok.

Pernyataan Ahok itu terbukti saat ditanya para wartawan soal pemberantasan mafia migas di tubuh Pertamina.

Saat masih menjabat Gubernur DKI Jakarta, Ahok pasti menjawab pertanyaan pewarta secara panjang lebar.

Namun, kali ini Ahok memilih tak mau banyak berkomentar.

“Saya enggak tahu maksud mafia migas tuh apa ya. Saya kan bukan godfather,” ucap dia.

Siap mundur dari PDIP

Hal yang sama juga dilakukan Ahok saat menjawab pertanyaan soal dirinya yang harus mundur dari PDIP usai dilantik menjadi Komisaris Utama Pertamina.

Seakan tak mau menimbulkan polemik, Ahok mengaku siap mundur dari anggota partai berlambang banteng itu.

“Saya enggak tahu. Kalau aturannya (harus mundur dari partai) kita ikuti aturan pasti ya," kata Ahok.

Padahal, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa Ahok tidak perlu mundur dari keanggotaan partai karena ditunjuk sebagai Komisaris Utama PT Pertamina.

Hasto mengatakan, dalam sejarahnya kader PDIP selalu bisa memisahkan antara kepentingan partai dan pengelolaan negara.

Ia meyakini, meski sebagai kader partai, namun Ahok akan bekerja demi kepentingan bangsa.

"Karena itulah kami menjaga marwah kekuasaan untuk bangsa dan negara bukan kepentingan orang per orang," kata Hasto.

Hasto mengatakan, berdasarkan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang BUMN, Ahok tidak wajib mundur dari PDIP.

Sebab Ahok, bukan termasuk dalam Dewan Pimpinan Pusat PDIP.

"Kalau posisinya adalah sebagai komisaris berdasarkan ketentuan UU BUMN maka Pak Ahok tidak masuk di dalam kategori sebagai pimpinan dewan, pimpinan partai. Dengan demikian tidak harus mengundurkan diri," ujar Hasto saat ditemui di Kinasih Resort, Depok, Jawa Barat, Jumat (22/11/2019).

Artikel ini telah tayang di Tribunnewsmaker.com dengan judul Ahok No Comment Jadi Komisaris Utama Pertamina, Dahlan Iskan Bocorkan Jobdesk 'Tak Seberat Direksi', https://newsmaker.tribunnews.com/2019/11/30/ahok-no-comment-jadi-komisaris-utama-pertamina-dahlan-iskan-bocorkan-jobdesk-tak-seberat-direksi?page=1.

Editor: Munawwarah Ahmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved