Tribun Makassar

Warga Pasar Kalimbu Makassar Mengaku Disiksa Polisi, Buah Zakarnya Disetrum, Dituduh Curi Ponsel

Kejadiannya, kata Asma, bermula saat Salam keluar rumah tidak jauh dari komplek pasar untuk membeli makanan pada 14 Oktober malam.

Warga Pasar Kalimbu Makassar Mengaku Disiksa Polisi, Buah Zakarnya Disetrum, Dituduh Curi Ponsel
saldy/tribun-timur.com
Salman 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Asma (57), warga komplek Pasar Kalimbu, Kecamatan Bontoala, Makassar, melaporkan dugaan penganiayaan yang dialami putranya Salman (21).

Ditemui di rumahnya, Jumat (29/11/2019) sore, Asma mengaku melaporkan kejadian itu ke Polrestabes Makassar, Kamis kemarin.

Kejadiannya, kata Asma, bermula saat Salam keluar rumah tidak jauh dari komplek pasar untuk membeli makanan pada 14 Oktober malam.

Disaat yang sama, ia dihampiri mobil minibus hitam lalu dimasukkan ke dalam mobil.

"Untung ada adik teriak, Asma, anakmu diambil. Keluarka sudah tidak ada. Yang ambil mobil Avanza hitam ada empat orang di atas (mobil)," kata Asma sambil menunjukkan Surat Tanda Penerimaan Aduan dari Polrestabes Makassar.

Selang empat hari (18 Oktober) lanjut Asma, Salam pulang ke rumah diantar seorang pria diduga polisi, dalam kondisi kurus.

"Empat hari kemudian ada tetangga teriak, Asma adami anakmu (Salam). Saya kira dibawakan bagaimana, saya lihat kurus anakku, jadi saya tanya itu orang (diduga polisi) kenapa kurus anakku pak. Kurus baru tidak bisa jalan," ujarnya.

Saat anaknya tiba bersama seorang pria diduga polisi tersebut, rumah Asma digeledah dengan alasan mencari barang bukti.

Seusai penggeledahan, Salam kata Asma kembali dibawa oleh pria misterius itu.

Rupanya, kata Asma anaknya dibawa ke Mapolsek Rappocini.

Halaman
1234
Penulis: Muslimin Emba
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved