MOTO GP

Pengamat MotoGP, Selepas Musim 2019 Valentino Rossi Mulai Kehilangan Hasrat Balap

MotoGP 2020 akan benar-benar menjadi ajang pembuktian diri bagi The Doctor, apakah dirinya masih layak membalap di kelas utama.

TWITTER.COM/MOTOGP
Pebalap MotoGP dari Movistar Yamaha, Valentino Rossi. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Pengamat MotoGP, Nico Cereghini, menilai bahwa selepas MotoGP 2019 Valentino Rossi mulai kehilangan hasrat untuk membalap.

Sinar pembalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, mulai meredup pada MotoGP 2019.

Dari pembalap yang bergelimang trofi, The Doctor kini "hanya" menjadi pembalap biasa yang sulit meraih kemenangan.

Jangankan finis terdepan. Rossi pun hanya dua kali naik podium pada musim ini, terburuk sepanjang berkostum Yamaha.

Dengan serangkaian hasil minor tersebut, tak heran jika isu pensiun seakan tak berhenti menerpa sang pembalap asal Tavullia.

Inter Milan vs Barcelona, Ini Permintaan Antonio Conte Agar Bisa Redam Lionel Messi dkk

Rossi sendiri dipastikan masih akan membela timnya pada MotoGP 2020 bersama Maverick Vinales.

Namun, jika penampilannya tak kunjung membaik para penggemar MotoGP tampaknya harus bersiap-siap kehilangan salah satu pembalap terbaik sepanjang sejarah.

Nico Cereghini, mantan pembalap yang kini menjadi pengamat, melihat bahwa hasil negatif yang dituai Rossi pada musim ini sedikit banyak mempengaruhi psikologis sang pembalap.

"Setelah menjalani musim seperti kemarin, saya kira hasrat membalapnya mulai hilang," ujar Cereghini dikutip Bolasport.com dari Tuttomotoriweb.com.

"Tapi, siapa tahu musim depan dia mengalami kemajuan," imbuhnya.

Halaman
1234
Editor: Jumadi Mappanganro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved