Penimbunan BBM

Pengadilan Negeri Mamuju Ubah Status Penahanan Pelaku Penimbunan BBM

Ketua Laskar Anti Korupsi (LAK) Sulawesi Barat Muslim Fatillah Azis menilai pengadilan membebaskan pelaku kejahatan berat yang berkaitan dengan hajat

Pengadilan Negeri Mamuju Ubah Status Penahanan Pelaku Penimbunan BBM
Nurhadi/tribunsulbar.com
Tersangka Ansari Latif alias Brekele didampingi penyidik saat berkas perkara kasusnya dilimpahkan ke kejaksaan. 

TRIBUN-TIMIR.COM, MAMUJU - Terdakwa kasus penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM), Ansari Latif alias Brekele, di Kecamatan Karossa, Kabupaten MamujunTengah, dibantarkan penahanannya oleh Pengadilan Negeri Klas 1B Mamuju.

Pengadilan Negeri Mamuju mengubah status penahanan Brekele menjadi tahanan rumah.

Ketua Laskar Anti Korupsi (LAK) Sulawesi Barat Muslim Fatillah Azis menilai pengadilan membebaskan pelaku kejahatan berat yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak.

"Secara tidak langsung PN bebaskan pelaku kejahatan berat. Terdakwa ini bisa saja pura-pura sakit, selagi bernafas dengan baik di Rutan juga kan ada dokter bisa diperisa di sana tidak perlu dibantarkan,"tegas Muslim, Jumat (29/11/2019).

Muslim mengaku sangat menyesalkan keputusan PN karena dianggap sangat mudah memberi keistimewaan terhadap orang tertentu. Padahal, pembantaran seharusnya dilakukan pada kondisi tertentu saja.

"Pelaku kejahatan ringan bahkan biasa mati di lapas. Ini belum apa-apa sudah bebas berkeliaran,"katanya.

"Kita harus kawal, kita sudah menyurat ke MA dan pengadilan tinggi di Makassar terkait soal ini. Dilaporkan bahwa ada pelanggaran kode etik di sini. Intinya kita minta dilakukan pemantauan di lapangan oleh Komisi Yudisial," tambahnya.

Apalagi di Sulbar saat ini sedang mengalami kelangkaan BBM baik solar maupun premium. Aktivitas pelaku mencoba memanfaatkan situasi ini untuk melakukan penimbunan BBM dan mengambil keuntungan dari kelangkaan tersebut.

"Kita berharap diberi hukuman berat karena menyangkut hajat hidup orang banyak. Sudah merugikan masyarakat luas, jadi harus ada efek jera," tegasnya.

Juru Bicara PN Klas 1B Mamuju, Herwansyah membenarkan Brekele menjadi tahanan rumah karena sakit jantung. Sebelumnya Brekele ditahan di Rutan Kelas IIB Mamuju.

Halaman
12
Penulis: Nurhadi
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved