Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Danau Tempe

Dua Hari Kunjungan ke Wajo, Ini Catatan Aksa Mahmud untuk Bupati Wajo

Pada hari pertama, Rabu (27/11/2019) kemarin, bersama Bupati Wajo, Amran Mahmud dirinya untuk pertama kalinya menginjakkan kaki di Danau Tempe.

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan | Editor: Ansar
hardiansyah/tribunwajo.com
Founder Bosowa Corp, Aksa Mahmud bersama Bupati Wajo, Amran Mahmud berfoto bersama rombongan di Rujab Pesanggrahan Sengkang, Kamis (28/11/2019). 

TRIBUN-WAJO.COM, SENGKANG - Founder Bosowa Corp, Aksa Mahmud dua hari berkunjung ke Kabupaten Wajo.

Pada hari pertama, Rabu (27/11/2019) kemarin, bersama Bupati Wajo, Amran Mahmud dirinya untuk pertama kalinya menginjakkan kaki di Danau Tempe.

Melihat pulau reklamasi hasil revitalisasi Danau Tempe, serta menikmati kuliner khas olahan ikan di kawasan rumah terapung di Danau Tempe.

Lalu, dilanjutkan dengan menikmati segarnya es kelapa muda di kawasan Rumah Adat Atakkae Sengkang.

Dirinya pun telah melihat grand desain pengembangan kawasan wisata Danau Tempe.

Pada hari kedua, Kamis (28/11/2019), Aksa Mahmud pun melihat kawasan pertanian terpadu Uraiyang, Kecamatan Majauleng, Kabupaten Wajo.

Ada durian yang ditanam pendiri Bosowa Corp tersebut. Jenisnya musang king, durian dari negeri Jiran, Malaysia.

Menurutnya, Kabupaten Wajo punya potensi besar untuk menjadi daerah yang memiliki pertumbuhan ekonomi yang besar dan terpandang di Indonesia.

"Revolusi ke depan adalah revolusi ekonomi, dan pemerintahnya harus kreatif dan inovasi dengan mengikuti perubahan perekonomian yang begitu cepat, saya lihat Pak Bupati sudah cukup kreatif dan inovatif," katanya.

Dia apresiasi sejumlah rencana yang dipaparkan Amran Mahmud. Seperti, di bidang peternakan dan pertanian, perikanan, serta bidang pariwisata.

Terkhusus Danau Tempe, Aksa Mahmud menyebutkan,  danau yang dikenal sebagai penghasil ikan tawar terbesar tersebut, adalah aset dan aspek penting bagi Kabupaten Wajo.

"Danau Tempe ini adalah salah satu aspek vital di Wajo. Harus sediakan energi dan perhatian khusus agar aspek besar ini bisa dimanfaatkan dan bisa menjadi penggerak atau penghasil Wajo," katanya.

Danau Tempe mesti dikelola dengan baik. Mengadakan acara dengan tema Danau Tempe, misalnya akan mengundang para wisatawan-wisatawan, baik domestik maupun mancangera.

"Sudah ada yang bisa dijual (Danau Tempe), cuma perlu ditata lagi sedemikian rupa, seperti yang di rumah terapung itu mestinya ada WC," katanya.

Diketahui, dalam rombongan Aksa Mahmud ke Kabupaten Wajo, turut pula guru besar Fakultas Peternakan Unhas, Prof Syamsuddin Hasan , GM Arya Duta Hotel, Erwin Arsyad, dan Dekan Fakultas Pertanian Unibos, Syarifuddin, serta Direktur Politeknik Bosowa, Djusdil Akrim. (TribunWajo.com)

Laporan wartawan Tribun Timur @dari_senja

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved