Masjid di Tengah Hutan

Terungkap! Alasan Haji Busli Saraka Dirikan Masjid di Tengah Hutan Bontoloe Gowa

Terkait hal tersebut, Dewan Pimpinan Daerah Wahdah Islamiyah (DPD WI) Gowa menyatakan kesiapannya untuk mengutus Da'i untuk pengelolaan masjid.

Terungkap! Alasan Haji Busli Saraka Dirikan Masjid di Tengah Hutan Bontoloe Gowa
Humas Wahdah Islamiyah Gowa
Dewan Pimpinan Daerah Wahdah Islamiyah (DPD WI) Gowa menyatakan kesiapannya untuk mengutus Dai untuk pengelolaan masjid tengah hutan Dusun Langkoa, Desa Bontoloe, Kecamatan Bontolempangan, 

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Dusun Langkoa yang terletak di Desa Bontoloe, Kecamatan Bontolempangan, Gowa, Sulsel kini ramai dikunjungi wisatawan pasca viralnya masjid mewah yang terletak di tengah hutan.

Masjid yang dibangun oleh dermawan asal Sengkang ini menjadi bahan perbincangan netizen, dan viral.

Terkait hal tersebut, Dewan Pimpinan Daerah Wahdah Islamiyah (DPD WI) Gowa menyatakan kesiapannya untuk mengutus Da'i untuk pengelolaan masjid.

Haji Busli Saraka, pendiri masjid mengatakan, rencananya masjid yang belum diberi nama ini akan diresmikan pada tahun 2021.

Pria kelahiran Wajo 70 tahun yang lalu ini menyebutkan, tujuan awal pembangunan masjid adalah sebagai tempat salat karyawan kebun kopi miliknya, bernama Nirmala Bukit Celebes.

Di kebun itu, Busli memperkejakan 28 karyawan yang tiap hari bekerja mengolah kebun kopi jenis arabica.

"Alhamdulillah bisa membantu warga desa untuk menjadikannya mata pencaharian," ungkapnya, berdasarkan rilis dari Wahdah Islamiyah Gowa.

Masjid yang ornamen dalamnya dipenuhi batuan Granit ini aktif digunakan pula oleh warga desa untuk salat.

Juga ramai digunakan shalat Tarawih di bulan Suci Ramadhan.

"Masjid ini insya Allah sangat terbuka untuk pengelolaan dan pembinaannya agar ibadah di dalamnya lebih maksimal," kata warga Salopokkoe, Sabbangparu, Wajo itu.

Halaman
12
Penulis: Saldy Irawan
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved