Annas Maamun

Siapa Annas Maamun? Terpidana Korupsi yang Terima Grasi dari Presiden Jokowi hingga Buat KPK Kaget

Annas Maamun adalah mantan Gubernur Riau yang menjabat sejak 19 Februari 2014. Ia menjadi terpidana kasus korupsi yang mendapat grasi dari Jokowi

Siapa Annas Maamun? Terpidana Korupsi yang Terima Grasi dari Presiden Jokowi hingga Buat KPK Kaget
Tribunnews
Siapa Annas Maamun, Terpidana Korupsi yang Terima Grasi dari Presiden Jokowi hingga Buat KPK Kaget 

TRIBUN-TIMUR.COM-Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan grasi kepada terpidana kasus korupsi alih fungsi lahan di Provinsi Riau, Annas Maamun.

Mantan Gubernur Riau tersebut diberikan grasi berupa pemotongan masa hukuman selama satu tahun.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM, Ade Kusmanto mengatakan, grasi tersebut ditetapkan pada 25 Oktober 2019 lalu.

"Memang benar, terpidana H Annas Maamun mendapat grasi dari Presiden berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 23/G Tahun 2019 tentang Pemberian Grasi, tanggal ditetapkan tanggal 25 Oktober 2019," kata Ade dalam siaran pers, Selasa (26/11/2019) yang dikutip dari Kompas.com.

Sejarah Ciputra Group, Perusahaan Raksasa Properti di Indonesia

Sosok Pesulap Pak Tarno Jadi Perbincangan Setelah Nikahi Pramugari Cantik nan Muda

Sosok Ciputra, Ditinggal Ayah Gegara Dituduh Mata-mata hingga Sukses Jadi Pengusaha

Jika grasi itu diberikan, Annas hanya akan menjalani enam tahun masa hukumannya.

Seharusnya Annas divonis tujuh tahun kurungan penjara dalam upaya kasasinya.

Ade juga menuturkan jika Annas tetap diwajibkan membayar hukuman denda sebesar Rp 200 juta.

Annas yang kini ditahan di Lapas Sukamiskin Bandung akan diprediksi bebas pada Oktober 2020 tahun depan.

"Menurut data pada sistem database Pemasyarakatan, bebas awal 3 Oktober 2021, setelah mendapat grasi pengurangan hukuman selama satu tahun diperhitungkan akan bebas 3 Oktober 2020, dan denda telah dibayar tanggal 11 Juli 2016," ujar Ade.

Sementara itu, Indonesia Corruption Watch (ICW) mengecam tindakan Presiden.

Halaman
1234
Editor: Anita Kusuma Wardana
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved