Ahok Bos BUMN

'Saya Alumni S3 Brimob', Qodari: Baru Sehari Jabat Bos BUMN Ahok Sudah Buat Masalah, Bisa Bom Waktu

'Saya Alumni S3 Brimob', Qodari: Baru Sehari Jabat Bos BUMN Ahok Sudah Buat Masalah, Bisa Bom Waktu

'Saya Alumni S3 Brimob', Qodari: Baru Sehari Jabat Bos BUMN Ahok Sudah Buat Masalah, Bisa Bom Waktu
instagram agan harahap
'Saya Alumni S3 Brimob', Qodari: Baru Sehari Jabat Bos BUMN Ahok Sudah Buat Masalah, Bisa Bom Waktu 

'Saya Alumni S3 Brimob', Qodari: Baru Sehari Jabat Bos BUMN Ahok Sudah Buat Masalah, Bisa Bom Waktu

TRIBUN-TIMUR.COM - Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok sudah melayani pertanyaan doorstop wartawan.

Hal ini membuat sejumlah pihak khawatir Ahok kembali membuat masalah seperti kasus yang membawanya ke penjara.

Doorstop interview adalah wawancara informal, biasanya dilakukan dengan seorang politisi, publik figur atau jurubicara organisasi. Wawancara dengan cara 'mencegat' atau 'menghadang' nara sumber (narsum) saat narsum meninggalkan atau masuk ruangan acara.

Ternyata Gaji Ahok sebagai Komisaris Utama BUMN Pertamina Bukan Rp 3,2 M, Terungkap di DPR RI

Baru sehari menjabat Komisaris Utama PT Pertamina, candaan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dinilai mulai mengkhawatirkan. 

Penilaian itu disampaikan Direktur Eksekutif Indobarometer M Qodari dalam wawancara dengan Kompas TV, Senin (25/11/2019). 

M Qodari menilai Ahok memiliki satu kelamahan yang fatal.

"Ahok punya kelemahan yaitu dalam komunikasi politik, " kata M Qodari.

M Qodari berujar bahwa kekuatan Ahok sejak dari menjabat sebagai Kepala Daerah adalah kemampuannya dalam bekerja.

Maka itu M Qodari meminta agar Ahok cukup bekerja saja, tanpa harus banyak bicara ke publik.

"Kekuatan Ahok dalam bekerja, kalau yang lain bekerja sambil berbicara,

Halaman
1234
Editor: Mansur AM
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved