Tribun Takalar

Legislator PDIP Sebut Paripurna RABPD Takalar Sandiwara Kebohongan, Ini Penyebabnya

Rapat Paripurna penyerahan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Takalar disebut sebagai bentuk sandiwara kebohongan.

Legislator PDIP Sebut Paripurna RABPD Takalar Sandiwara Kebohongan, Ini Penyebabnya
TRIBUN TIMUR/ARI MARYADI
Wakil Bupati Takalar Achmad Daeng Se're menyerahkan map kepada Wakil Ketua DPRD pada Rapat Paripurna penyerahan draf APBD 2020. 

TRIBUN-TIMUR.COM, TAKALAR -- Rapat Paripurna penyerahan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Takalar disebut sebagai bentuk sandiwara kebohongan.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Fraksi Takalar Hebat DPRD Takalar, Andi Noer Zaelan.

Dalam rapat paripurna itu, katanya, tidak ada salinan draf APBD 2020 yang dibagikan kepada peserta rapat.

Ellang, sapaan, menegaskan rapat paripurna dengan agenda penyerahan draf APBD adalah bentuk sandiwara dan kebohongan.

"Itu sandiwara dan kebohongan eksekutif bersama anggota dewan. Tidak ada draf fisiknya, saya dengan tegas menolak," katanya kepada Tribun, Selasa (26/11/2019).

Ellang menegaskan, seremonial penyerahan hanya berisi map kosong.

Menurutnya, tidak ada dokumen fisik draf ABDP Takalar 2020 dalam rapat paripurna itu.

"Tidak ada dokumennya, baru mau difotokopi katanya. Kita tidak bisa lakukan penyerahan kalau tidak ada fisiknya. Itu map kosong," sesalnya.

Ellang menegaskan, jika Wakil Bupati Takalar Achmad Daeng Se're bersama Ketua DPRD Takalar Darwis Sijaya telah mempertontonkan sandiriwa penuh kebohongan.

"Para anggota Dewan sebaiknya dibimtek kembali guna memahami arti dari sebuah pembahasan anggaran," Tandas H Andi Noer Zaelan.

Halaman
12
Penulis: Ari Maryadi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved