KPU Sulbar

KPU Sulbar Paparkan Renstra Lima Tahun di Rapim III KPU

Ketua KPU RI Arif Budiman menuturkan Rapim ini bertujuan penting untuk mengintegrasikan program jangka panjang penyelenggaraan pemilihan umum, dan pem

KPU Sulbar Paparkan Renstra Lima Tahun di Rapim III KPU
Adi Arwan Alimin
Rapim III KPU di Yogyakarta dihadiri jajaran KPU daerah seluruh Indonesia. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Barat hadiri Rapat Pimpinan (Rapim) jajaran KPU se Indonesia di The Alana Convention Center Yogyakarta yang dibuka ketua KPU RI, Arif Budiman, Senin (25/11/2019) kemarin.

Komisioner KPU Sulbar Divisi Parmas dan SDM Adi Arwan Alimin mengatakan, Rapim ketiga KPU membahas dan merumuskan Rencana Strategis KPU Tahun 2020-2024 sebagai road map program KPU 5 tahun ke depan.

Selain Adi Arwan empat komisioner KPU Sulbar lainnya turut hadir, diantaranya Rustang; Said Usman Umar, Farhanuddin, Sukmawati M. Sila. Turut hadir Plt Sekretaris KPU Provinsi Sulbar, Drs Baharuddin.

"Setiap komisioner akan membahas rumusan renstra provinsi sesuai kelas yang disiapkan per divisi,"kata Adi Arwan via whatsapp kepada Tribun-Timur.com, @nurhadi5420.

Ketua KPU RI Arif Budiman menuturkan Rapim ini bertujuan penting untuk mengintegrasikan program jangka panjang penyelenggaraan pemilihan umum, dan pemilihan di Indonesia.

"Seluruh Biro Sekretariat Jenderal, Inspektorat dan KPU Provinsi diharapkan untuk membuat program jangka panjang sehingga pemilu dapat semakin tertata dengan baik di masa depan,"ujar Arief Budiman saat membuka Rapim III.

Arief juga mengatakan, pihaknya telah melakukan kerja sama dengan 11 perguruan tinggi di Indonesia untuk menyiapkan sumber daya manusia, dan pengembangan tata kelola Pemilu yang lebih baik di masa datang.

Rapim III KPU di Yogyakarta dihadiri jajaran KPU daerah seluruh Indonesia.
Rapim III KPU di Yogyakarta dihadiri jajaran KPU daerah seluruh Indonesia. (Adi Arwan Alimin)

"Kita menginginkan tidak hanya di KPU RI, tetapi juga bagi KPU Provinsi agar memiliki kemampuan untuk menyusun program jangka panjang. Kita ingin agar semua program ini dapat diintegrasikan,"katanya.

Komisioner KPU RI Hasyim Asy'ari juga menegaskan dalam penyelenggaraan pemilihan umum agar jajaran KPU tidak memiliki sifat reaktif, tetapi dapat merumuskan sejak awal, dan membuat antisipasi pada setiap tantangan dari jauh hari sebelumnya.

"Selalu gunakan SWOT," tutur Hasyim saat memberi arahan kepada peserta Rapim.(tribuntimur.com)

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, @nurhadi5420

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

(*)

Penulis: Nurhadi
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved